Gelar Dikpol, Golkar Purwakarta Bangun Pemahaman Demokrasi Kader, Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat

PANEKSPRESS.ID - DPD Golkar Purwakarta gelar Pendidikan Politik (Dikpol) dengan melibatkan ratusan kader di Hotel Nuansa Convention, Bekasi, Minggu (30/11/2025).
Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, partisipasi aktif, dan pemahaman masyarakat terhadap sistem politik dan demokrasi.
Ketua Organizing Commite, Richard Sompie melalui sambungan seluler menjelaskan, kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan Kesadaran Politik terhubung Kader Partai Golkar Purwakarta.
"Pendidikan politik itu bertujuan agar masyarakat memahami hak dan kewajiban kader sebagai anggota dan pengurus partai politik. Selanjutnya kader diharapkan mampu menyerap berbagai materi serta isu-isu politik yang sedang berlangsung di tingkat lokal, nasional, maupun internasional," ujar R Sompie melalui sambungan seluler kepada Pasundan Ekspres.
Sompie melanjutkan, dengan pemahaman ini, kader diharapkan mampu berpikir kritis dan analitis terhadap situasi politik yang ada.
Kemudian mendorong partisipasi aktif.
"Salah satu target utama adalah meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi, seperti mengikuti pemilihan umum, bergabung dalam organisasi masyarakat, dan berpartisipasi dalam diskusi publik. Partisipasi yang tinggi akan memperkuat proses pengambilan keputusan dan memperbesar suara rakyat dalam pemerintahan," ujarnya.
Kemudian acara Dikpol yang digelar selama 29-30 November 2025 itu, menargetkan kader Golkar agar mampu membangun pemahaman demokrasi.
"Pendidikan politik bertujuan membentuk kader yang memahami dan menghargai prinsip-prinsip demokrasi, seperti kebebasan berpendapat, toleransi, dan hak asasi manusia. Hal ini penting agar kader mampu menjaga keberlangsungan sistem demokrasi yang sehat. Dengan Visi meningkatkan pengkaderan baru untuk partai Golkar," imbuhnya.
Target lainnya, kata Sompie, adalah agar kader mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin dan calon legislatif secara bijaksana, berdasarkan pemahaman terhadap program dan visi partai Golkar. Dengan demikian, kualitas pemilu dan pemerintahan akan meningkat.
"Nantinya pendidikan politik juga diarahkan pada kader untuk membekali masyarakat agar lebih kritis terhadap praktik korupsi dan kecurangan dalam politik, serta mampu menuntut transparansi dan akuntabilitas dari pejabat publik," ungkapnya.
DPD Golkar Purwakarta juga berharap pada pengembangan Klkarakter dan keterampilan politik kader Golkar.
Selain aspek pengetahuan, target pendidikan politik mencakup pengembangan karakter seperti toleransi, dialog konstruktif, dan kepemimpinan, serta keterampilan seperti analisis isu, komunikasi, dan negosiasi.
"Secara umum, target pendidikan politik adalah membentuk kader yang cerdas secara politik, aktif, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan demokrasi yang berkeadilan dan berkelanjutan untuk kemajuan partai Golkar kedepan," pungkasnya.(mas/sep)
