Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gerakan Pangan Murah, Warga Rela Antre di Bazar Sembako Dispangtan Purwakarta

A
Adam SumartoEditor: Asep
|09:40 WIB
Bagikan:
Gerakan Pangan Murah, Warga Rela Antre di Bazar Sembako Dispangtan Purwakarta
RELA ANTRE: Puluhan warga rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Purwakarta, Rabu (21/10/2026). Adam Sumarto/Pasundan Ekspres

PURWAKARTA-Puluhan warga rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupaten Purwakarta, Rabu (21/10/2026).

Warga bahkan berdesakan untuk membeli sejumlah komoditas, mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga cabai rawit. Di tengah harga kebutuhan pokok yang dinilai masih tinggi, bazar tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk menghemat pengeluaran rumah tangga.

Salah seorang warga, Anisa, mengaku sengaja datang karena harga sejumlah bahan pokok yang dijual di bazar lebih murah dibandingkan dengan harga di minimarket maupun pasaran.

Ia mencontohkan harga minyak goreng kemasan satu liter yang dijual sekitar Rp15.000 di bazar. Sementara itu, harga minyak goreng serupa di minimarket bisa mencapai lebih dari Rp20.000. "Kalau di minimarket saja minyak goreng satu liternya sekitar Rp20.000 lebih, sementara di sini kita bisa dapat harga sekitar Rp15.000. Selisihnya lumayan," kata Anisa usai membeli sembako.

Menurutnya, selisih harga tersebut cukup membantu masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kenaikan harga bahan pokok. Anisa berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar warga memiliki pilihan untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Warga lainnya, Elin, juga memanfaatkan bazar tersebut untuk membeli telur dan sayuran. Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, ia mengaku tertarik karena harga komoditas yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran.

Ia mencontohkan harga telur yang biasanya sekitar Rp25.000 per kilogram, sedangkan di bazar dijual Rp23.000 per kilogram. "Terbantu banget sebenarnya untuk masyarakat. Kita sih berharap harga bisa stabil, ya, terjangkau untuk masyarakat," ujar Elin.

Ia menilai kegiatan Gerakan Pangan Murah sangat membantu, terutama ketika harga sejumlah komoditas di pasar mengalami lonjakan. "Program seperti ini sangat-sangat membantu masyarakat, terutama yang memang mengonsumsi komoditas yang ada di sini, namun harga di pasaran kadang suka melonjak," ucapnya.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Hadyanto Purnama, mengatakan Gerakan Pangan Murah digelar untuk membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia.

Menurut Hadyanto, pemerintah daerah telah menggelar kegiatan serupa di sejumlah lokasi. Pada bulan sebelumnya, Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di empat titik. "Tujuannya itu yang pertama untuk menstabilkan harga karena harga bahan pokok setiap hari semakin naik," kata Hadyanto.

Ia menyebut harga kebutuhan pokok di Kabupaten Purwakarta secara umum masih terjangkau. Namun, salah satu komoditas yang mengalami kenaikan adalah cabai rawit. "Kami berharap gerakan pangan murah dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di pasaran," ujarnya.(add/sep)

Berita Terbaru

Persija Jakarta Kena Sanksi, The Jakmania Dilarang Away Setengah Musim

Persija Jakarta Kena Sanksi, The Jakmania Dilarang Away Setengah Musim

Olahraga3 menit lalu
Kebijakan Wajib Halal Ditunda hingga 2028, Ini Produk yang Tenggatnya Diperpanjang

Kebijakan Wajib Halal Ditunda hingga 2028, Ini Produk yang Tenggatnya Diperpanjang

Nasional6 menit lalu
Kebakaran Kapal KMP Batumandi di Merak, Seluruh Penumpang Selamat, Ini Update Terbarunya!

Kebakaran Kapal KMP Batumandi di Merak, Seluruh Penumpang Selamat, Ini Update Terbarunya!

Nasional15 menit lalu
TMMD ke-130 Subang, Jalan hingga Sarana Air Bersih Masih Dikerjakan di Cupunagara

TMMD ke-130 Subang, Jalan hingga Sarana Air Bersih Masih Dikerjakan di Cupunagara

Subang16 menit lalu
ADVERTISEMENT
Karhutla Indonesia Makin Ganas! Emisi Tertinggi dalam 24 Tahun, Alarm Bencana 2015 Menyala Lagi

Karhutla Indonesia Makin Ganas! Emisi Tertinggi dalam 24 Tahun, Alarm Bencana 2015 Menyala Lagi

Nasional21 menit lalu
Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN Bikin Heboh Netizen

Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN Bikin Heboh Netizen

Nasional39 menit lalu
Keracunan MBG di Cisarua Bogor, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 103 Orang

Keracunan MBG di Cisarua Bogor, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 103 Orang

Jawa Barat45 menit lalu
SD PIT Bhaskara Subang Ukir Prestasi, Raih Beragam Penghargaan Tingkat Provinsi hingga Nasional

SD PIT Bhaskara Subang Ukir Prestasi, Raih Beragam Penghargaan Tingkat Provinsi hingga Nasional

Subang1 jam lalu
Konten Karhutla Kena Shadowban, Menkomdigi Angkat Bicara

Konten Karhutla Kena Shadowban, Menkomdigi Angkat Bicara

Nasional1 jam lalu
Prancis Larang Demo di Paris, Ribuan Polisi Disiapkan Hadapi Aksi Akhir Pekan

Prancis Larang Demo di Paris, Ribuan Polisi Disiapkan Hadapi Aksi Akhir Pekan

Nasional1 jam lalu