Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

GMNI Purwakarta Segel Gedung DPRD, Nilai Proses Legislasi Perlu Dikoreksi

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
GMNI Purwakarta Segel Gedung DPRD, Nilai Proses Legislasi Perlu Dikoreksi
Aksi mahasiswa yang tergabung dalam DPC GMNI Purwakarta yang menyegel Gedung DPRD sebagai bentuk koreksi terhadap hasil Rapat Paripurna Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah.(Adam SUmarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Purwakarta menyegel Gedung DPRD. Sabtu (13/12/2025) aksi tersebut telah memasuki hari keempat.

Aksi ini merupakan bentuk koreksi terhadap hasil Rapat Paripurna Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) yang dinilai belum disertai dasar kajian ilmiah yang memadai dan terbuka.

Ketua Umum DPC GMNI Purwakarta, Yogaswara menilai, Propemperda sebagai peta jalan legislasi daerah seharusnya disusun melalui proses yang rasional dan berbasis data.

Akan tetapi, sambungnya, pengesahannya justru berlangsung tanpa pemaparan kajian akademik yang dapat diuji oleh publik, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas perencanaan hukum yang akan dijalankan.

"Sejak 9 Desember 2025, penyegelan gedung DPRD dilakukan sebagai bentuk tekanan moral, agar DPRD melakukan evaluasi atas proses yang telah dijalankan," kata Yogaswara kepada wartawan Pasundan Ekspres.

GMNI, kata dia, menegaskan bahwa tindakan ini tidak ditujukan pada individu, melainkan pada mekanisme dan prosedur legislasi.

"Empat hari ini adalah waktu refleksi. Legislasi yang kuat lahir dari proses yang terbuka dan berbasis ilmu, bukan dari kebiasaan mengesahkan tanpa penjelasan," ujar Yogaswara.

Menurutnya, kewajiban menghadirkan naskah akademik dan partisipasi masyarakat telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Ketika kewajiban tersebut tidak dijalankan secara terbuka, maka Propemperda berpotensi lemah sejak tahap perencanaan.

Pihaknya memastikan bahwa boikot DPRD akan terus berlanjut selama dua pekan ke depan. GMNI juga telah menetapkan bahwa puncak dari rangkaian boikot akan ditutup dengan aksi besar mahasiswa dan masyarakat sipil, sebagai dorongan kolektif agar DPRD memperbaiki kualitas legislasi daerah.

"Kami berharap DPRD menggunakan momentum ini untuk membuktikan bahwa proses legislasi daerah masih memiliki ruang untuk dikoreksi dan diperbaiki," ucap Yogaswara.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan daerah agar disusun secara transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab secara ilmiah, demi kepentingan masyarakat Purwakarta.(add/sep)

Berita Terbaru

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline1 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline2 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline3 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline12 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional14 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional14 jam lalu
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline16 jam lalu
Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Lifestyle17 jam lalu
Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Lifestyle19 jam lalu