Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Isu Blackout, Polairud Pastikan Tak Ada Ganguan Listrik

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
Isu Blackout, Polairud Pastikan Tak Ada Ganguan Listrik
Kasat Polairud Polres Purwakarta AKP Jamal Nasir beserta tim gabungan saat melakukan verifikasi lapangan ke Powerhouse PLTA Ir. H. Djuanda Jatiluhur bersama pihak pengelola pembangkit terkait isu blackout.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPERS.ID - Isu dugaan terjadinya blackout di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ir. H. Djuanda Jatiluhur sempat meresahkan masyarakat. Menanggapi hal tersebut, jajaran Polres Purwakarta bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke lokasi, Kamis (23/4/2026) siang.

Dipimpin Kasat Polairud Polres Purwakarta AKP Jamal Nasir, tim gabungan langsung melakukan verifikasi di lapangan bersama pihak pengelola pembangkit. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Asmen Operasi Pembangkitan Gardu Induk dan Powerhouse PLTA Ir. H. Djuanda, Endang Maryadi, serta unsur pengamanan dan personel terkait.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem operasional pembangkit listrik. Hasilnya, tidak ditemukan adanya gangguan jaringan listrik seperti yang sempat beredar di masyarakat.

Data operasional PLTA pada pukul 13.00 WIB menunjukkan kondisi normal dengan total bean mencapai 140,20 MW. Lima unit pembangkit beroperasi optimal, sementara satu unit tengah dalam tahap perbaikan. Tegangan listrik juga terpantau stabil di angka 146 kV / 67 kV.

Tidak Ada Blackout, Jaringan Listrik Aman

"Kami sudah melakukan pengecekan langsung bersama pihak terkait, dan dipastikan tidak ada blackout. Jaringan listrik dalam kondisi aman dan normal," kata Jamal Nasir di lokasi.

Kepastian ini sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang sempat khawatir terhadap potensi gangguan listrik di wilayah Jatiluhur dan sekitarnya.

Terpisah, Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi menegaskan bahwa respons cepat terhadap informasi masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas dan ketertiban.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Polres Purwakarta akan selalu bergerak cepat memastikan setiap informasi yang beredar agar situasi tetap kondusif," ujarnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menegaskan pentingnya sinergi dengan pengelola objek vital nasional dalam menjaga keamanan fasilitas strategis seperti PLTA Jatiluhur.(add/sep)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle18 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu