Kaleidoskop Purwakarta 2025: Tahun Ujian Bencana Alam, Longsor Maut hingga Jalur KA Terganggu

PASUNDANEKSPRES.ID - Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Purwakarta diwarnai sejumlah peristiwa bencana alam yang berdampak langsung pada keselamatan warga dan aktivitas publik.
Tanah longsor, cuaca ekstrem, hingga gangguan infrastruktur transportasi menjadi catatan penting yang menguji kesiapsiagaan pemerintah daerah dan aparat terkait.
Berikut rangkuman peristiwa bencana yang terjadi di Purwakarta sepanjang 2025.
Kapolres Purwakarta dan Bupati Turun Langsung Tangani Longsor di Jatiluhur
Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Sulu Kuning RT 11 RW 07, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Minggu (28/12/2025). Peristiwa ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Jaya Santoso (53), seorang wiraswasta, yang tertimbun material longsoran di belakang rumahnya. Longsor terjadi pada tebing setinggi sekitar tiga meter yang berbatasan langsung dengan kawasan Perumahan Bukit Berbunga.
Saat kejadian, korban sedang berada di belakang rumah untuk memindahkan hewan peliharaannya. Mendapat laporan kejadian, jajaran Polres Purwakarta langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan darurat bersama unsur pemerintah daerah.
Bupati Purwakarta turut turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan cepat dan aman.
Gangguan di Petak Purwakarta-Ciganea, Sejumlah Perjalanan KA Alami Keterlambatan
Cuaca ekstrem juga menyebabkan gangguan transportasi kereta api di wilayah Purwakarta. Pada Ahad (28/12/2025) sore, sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan akibat genangan air dan material jatuh di petak jalan Purwakarta–Ciganea.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyebutkan, gangguan terjadi sekitar pukul 15.45 WIB akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Purwakarta sejak siang hari.
Petugas langsung melakukan pemeriksaan dan pembersihan jalur guna memastikan kondisi prasarana rel aman sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.
BPBD KBB Tingkatkan Kewaspadaan Warga Hadapi Ancaman Sesar Lembang
Di sisi lain, kewaspadaan terhadap potensi bencana gempa bumi juga meningkat di wilayah sekitar Purwakarta.
BPBD Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperkuat langkah mitigasi menyusul kajian terbaru terkait aktivitas Sesar Lembang, salah satu patahan aktif di Jawa Barat.
Kepala Pelaksana BPBD KBB, Asep Sehabudin, menyampaikan bahwa wilayah Lembang dan Parongpong menjadi fokus utama karena berada paling dekat dengan sumber ancaman.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dampak gempa yang berpotensi meluas ke wilayah sekitar, termasuk Purwakarta.
