Kerajinan Khas Purwakarta yang Legendaris, Ada yang Telah Mendunia!

PASUNDANEKSPRES.ID - Ada berbagai kerajinan khas Purwakarta yang hingga kini masih dilestarikan dan memiliki nilai seni yang tinggi, berikut informasi tentang kerajinan khas Purwakarta.
Purwakarta dikenal bukan hanya sebagai kota dengan keindahan alam dan kuliner yang memanjakan lidah, tetapi juga sebagai daerah yang kaya akan seni dan tradisi.
Salah satu kekayaan budaya yang patut dibanggakan adalah berbagai kerajinan khas Purwakarta yang hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakatnya.
Kerajinan-kerajinan tersebut tidak hanya menjadi sumber mata pencaharian, tetapi juga menjadi identitas dan karakter masyarakat Purwakarta yang kreatif.
Tidak heran jika kerajinan khas daerah ini mulai banyak diminati, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara hingga terkenal sampai pasar internasional.
Untuk mengetahui informasi ini lebih lengkap, simak informasi tentang kerajinan khas Purwakarta yang legendaris.
3 Kerajinan Khas Purwakarta
1. Keramik Plered
Keramik Plered telah lama dikenal sebagai ikon kerajinan khas Purwakarta, bahkan lebih lama dikenal sebelum terbentuknya Kabupaten Purwakarta, yang pusatnya berada di Desa Anjun, Kecamatan Plered.
Melansir dari Disipusda Kab. Purwakarta, asal-usul keramik Plered pertama kali masuk ke Kecamatan Plered sekitar tahun 1904 berawal dari seorang warga yang membuat suatu benda dari segumpal tanah yang kemudian benda tersebut bisa difungsikan.
Seiring berjalannya waktu, banyak warga yang tertarik membuat kerajinan tersebut, terutama masyarakat yang tinggal di Desa Anjun. Untuk menarik minat masyarakat, dibangun sebuah gedung menyerupai pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Plered yang dijadikan pabrik pembuatan keramik.
Produk unggulan yang ditawarkan antara lain vas bunga, kendi, celengan, guci, dan lain-lain hingga produk keramik Plered telah go internasional dan dipasarkan ke berbagai negara di dunia.
2. Menong
Menong merupakan cinderamata berbentuk miniatur patung hias khas Purwakarta yang ternyata lahir dari kreativitas pengrajin keramik di Kecamatan Plered.
Arti dari Menong adalah perempuan cantik dengan warna kulitnya berwarna kuning langsat, memiliki bibir kecil, beralis panjang, dan menggunakan mahkota menyerupai sigar di atas kepalanya.
Produk Menong ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Purwakarta saja, namun sudah diimpor ke berbagai negara di dunia, seperti Asia dan Eropa.
3. Kerajinan Perahu Cikao
Pada zaman dahulu, kerajinan perahu Cikao sempat terkenal lantaran menjadi satu-satunya andalan transportasi air untuk keperluan mobilitas warga di Desa Cikao.
Pada masa itu, Sungai Cikao menjadi satu-satunya akses penghubung antara Batavia dengan Purwakarta dan daerah sekitarnya sehingga perahu merupakan satu-satunya alat transportasi massal saat itu.
Namun, seiring perubahan zaman, kerajinan perahu Cikao perlahan tenggelam karena beberapa faktor seperti dibangunnya Bendungan Walahar dan kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dan sedimentasi sehingga para pengrajin tidak meneruskan lagi usaha kerajinan perahu tersebut.
Itulah informasi mengenai kerajinan khas Purwakarta yang legendaris. (inm)
