Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KNPI Purwakarta Desak Pemda Bentuk Tim Independen

M
MaldiansyahEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
KNPI Purwakarta Desak Pemda Bentuk Tim Independen
Ketua DPD KNPI Kabupaten Purwakarta, Ryan Andriayana Putra

PASUNDANEKSPRES.ID - Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Purwakarta mendesak Pemerintah Daerah segera membentuk tim pengawas independen guna mencegah dan mengatasi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai masih cukup tinggi di berbagai sektor pelayanan dan pungutan daerah.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Purwakarta, Ryan Andriayana Putra, menyampaikan desakan tersebut dalam konferensi pers di kantor sekretariat organisasi? Ia menegaskan bahwa selama ini pengawasan terhadap pengelolaan keuangan daerah masih dilakukan oleh unsur internal pemerintah, sehingga dinilai kurang efektif dan berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

"Kami melihat masih ada celah yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab, baik dari lingkungan birokrasi maupun pihak luar, sehingga potensi pendapatan yang seharusnya masuk ke kas daerah hilang atau tidak tercatat dengan benar. Oleh karena itu, diperlukan tim yang benar-benar mandiri, tidak terikat kepentingan tertentu, dan terdiri dari unsur profesional, akademisi, serta perwakilan masyarakat," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Data KNPI Purwakarta, Kerugian Miliaran dari Kebocoran PAD

Menurut data yang dihimpun KNPI Purwakarta, kebocoran PAD banyak terjadi pada sektor perizinan usaha, retribusi daerah, pajak daerah, serta pengelolaan aset milik daerah. Kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya, yang seharusnya dapat digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik bagi warga.

Tim independen yang dimaksud diharapkan memiliki kewenangan untuk melakukan pemantauan, pengecekan lapangan, hingga memberikan rekomendasi perbaikan sistem pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, tim ini juga berperan membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang mengetahui adanya penyimpangan atau praktik yang tidak wajar dalam pengumpulan dan penggunaan dana daerah.

"Jangan sampai uang rakyat yang seharusnya dinikmati bersama justru hilang karena kelalaian atau kesengajaan. Kami siap berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam tim tersebut demi terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel," tambah Andi.

Pihak KNPI juga meminta agar hasil kerja tim ini dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat, sehingga publik dapat mengawasi langsung kinerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan yang berasal dari rakyat.

"Jangan ada lagi kebocoran kebocoran pendapatan yang dilakukan oknum pemain pajak, jika ditemukan KNPi menyarankan APH menindaklanjuti agar tidak ada lagi kerugian Negara," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan yang disampaikan oleh organisasi kepemudaan tersebut.(mas/sep)

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional8 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang8 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang8 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta9 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta9 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang10 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle12 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle13 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline13 jam lalu