Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Korban Diduga Penagih Utang, Polres Purwakarta Selidiki Pelaku dan Motif Pembunuhan Warga Cibatu

M
MaldiansyahEditor: Asep
|07:22 WIB
Bagikan:
Korban Diduga Penagih Utang, Polres Purwakarta Selidiki Pelaku dan Motif Pembunuhan Warga Cibatu
Petugas kepolisian dari Polsek Kiarapedes dan Polres Purwakarta saat lakukan olah TKP.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Penemuan sesosok pria yang tewas bersimbah darah gegerkan Warga Dusun Tiga, Desa Kiarapedes, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (10/1/2026), malam.

Diketahui, Korban yang bernama Sumarna (55), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta itu ditemukan dengan kondisi penuh luka di bagian wajah dan kepala, diduga akibat senjata tajam dan benda tumpul.

Saat ditemukan, jasad korban tergeletak di depan bangunan bekas kandang ayam dan ditutupi terpal. Lokasi penemuan berada di ujung kampung, cukup jauh dari permukiman warga.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasat Reskrim, AKP Uyun Saepul Uyun mengatakan, penemuan jasad ini bermula dari laporan warga yang mendengar keributan dan teriakan minta tolong saat aliran listrik padam sekitar pukul 18.00 WIB.

"Warga kemudian melapor ke aparat setempat hingga diteruskan ke pihak Polsek Kiarapedes dan Polres Purwakarta," ungkap pria yang akrab disapa Aa Uyun itu kepada Pasundan Ekspres.

Ia menambahkan kasus ini terungkap setelah adanya laporan warga terkait penemuan seorang pria yang tergeletak bersimbah darah.

"Hasil sementara olah TKP menunjukkan korban mengalami luka di bagian wajah, kepala, pelipis, serta terdapat luka lebam dan luka akibat benda tajam. Dugaan sementara korban meninggal akibat kehabisan darah," kata Uyun.

Menurutnya, polisi menemukan sekitar sepuluh titik yang diduga berkaitan dengan peristiwa kekerasan tersebut di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga kini motif pembunuhan dan jumlah pelaku masih dalam penyelidikan.

"Untuk identitas terduga pelaku dan motif, kami masih melakukan pendalaman. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap," ucap aa uyun.

Uyun juga memastikan korban bukan warga setempat, melainkan warga Kecamatan Cibatu, Purwakarta. Informasi sementara menyebutkan korban berprofesi sebagai penagih utang, namun hal tersebut masih akan didalami lebih lanjut oleh penyidik.

Hingga kini, polisi terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Kiarapedes tersebut.

Sementara, salah satu tetangga di sekitar lokasi kejadian, Agus mengatakan, korban bukan warga setempat dan sebagian besar warga tidak sempat melihat kondisi korban secara langsung karena polisi segera mengamankan lokasi.

"Waktu itu katanya ada ribut-ribut pas listrik mati. Terus ada kabar pembunuhan, langsung dilaporkan ke Linmas dan Polsek. Korban bukan warga sini. Lokasinya juga di pinggir, di ujung kampung, depan bekas kandang ayam," kata agus.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Purwakarta bersama Polsek Kiarapedes langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memasang garis pembatas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi.(mas/sep)

Berita Terbaru

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle9 menit lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta26 menit lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat41 menit lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle1 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu