Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kuota Haji Berkurang 50 Persen, Kemenag Purwakarta Minta Jemaah Bersabar, Penyesuaian Sistem Baru

A
Adam SumartoEditor: Asep
|06:30 WIB
Bagikan:
Kuota Haji Berkurang 50 Persen, Kemenag Purwakarta Minta Jemaah Bersabar, Penyesuaian Sistem Baru
Proses ‎keberangkatan calon jamaah haji asal Purwakarta ke Asrama Haji Indramayu sebelum menjalani ibadah haji ke Tanah Suci, Selasa (6/5/2025) lalu.(Adam SUmarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta mengimbau calon jemaah haji untuk tetap tenang menyikapi Penyesuaian Kuota Haji Tahun 2026. ‎

Berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 6 Tahun 2025 tentang Kuota Haji Reguler Tahun 1447 Hijriah/2026 M, jumlah kuota untuk Purwakarta dipastikan mengalami penurunan signifikan.

‎‎Untuk Provinsi Jawa Barat, kuota haji reguler ditetapkan sebanyak 29.643 orang, terdiri dari 27.833 jemaah urut kursi, 1.482 jemaah prioritas lansia, dan sisanya untuk pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta Petugas Haji Daerah (PHD). ‎‎

Dari total tersebut, Kabupaten Purwakarta diperkirakan hanya akan mendapat kuota sekitar 300 jemaah, atau berkurang lebih dari 50 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 715 orang.

‎Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Purwakarta, Syamsi Mufti, menjelaskan bahwa perubahan ini bukan bentuk pengurangan hak, melainkan penyesuaian dengan sistem baru pembagian kuota yang lebih proporsional.

‎"Kami mengimbau jemaah bersabar dan memandang kebijakan ini sebagai langkah menuju pelayanan haji yang lebih adil, profesional, dan berpihak kepada jemaah," kata Syamsi kepada Pasundan Ekspres, Rabu (12/11/2025).

‎‎Menurutnya, sistem sebelumnya membagi kuota berdasarkan jumlah penduduk muslim di setiap daerah, namun, mekanisme tersebut dianggap tidak mencerminkan kondisi antrean riil jemaah. ‎

"Dengan formula baru berbasis waiting list per provinsi, pembagian kuota kini dihitung dari jumlah calon jemaah yang benar-benar sudah terdaftar dan menunggu giliran," ujarnya.

‎"Daerah dengan daftar tunggu panjang akan mendapat tambahan kuota, sedangkan yang antreannya pendek disesuaikan," ucap Syamsi menambahkan.

‎Ia menyebut sistem baru ini merupakan bentuk koreksi atas ketimpangan lama. Prinsip "first come, first served" kini diterapkan secara nasional untuk memastikan keadilan bagi seluruh calon jemaah.

‎‎"Kalau melihat data sementara, kuota Purwakarta kemungkinan sekitar 300-an orang. Tapi kita tunggu pengumuman resmi dari pusat yang akan dirilis secara by name by address," kata Syamsi.(add/sep)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle5 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat6 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang7 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang7 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang7 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang7 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang7 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang7 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang7 jam lalu