Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lagunya Panen Kritik, Bupati Purwakarta Sampaikan Permohonan Maaf kepada Publik

A
Adam SumartoEditor: Indrawan Setiadi
|10:30 WIB
Bagikan:
Lagunya Panen Kritik, Bupati Purwakarta Sampaikan Permohonan Maaf kepada Publik
Ilustrasi by Ucup Huba

PURWAKARTA  - Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, akrab disapa Om Zein, angkat bicara terkait polemik lagu ciptaannya yang berjudul Lalaki Langit, Lalanang Bejat.

Seperti diketahui, lirik lagu tersebut panen kritik dari berbagai kalangan masyarakat, terutama kelompok perempuan. 

Banyak pihak menilai lirik lagu tersebut berpotensi menimbulkan tafsir yang merendahkan perempuan, sehingga memicu perdebatan di ruang publik.

Teranyar, kritik pedas disampaikan Atalia Praratya, Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan.

"Saya tegaskan lagu tersebut sama sekali tidak dibuat untuk menyudutkan atau merendahkan pihak tertentu," kata Om Zein kepada wartawan saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (1/7/2026). 

Menurutnya, lirik lagu itu merupakan bentuk refleksi dan pengakuan atas perjalanan pribadi hidupnya sendiri.

"Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal. Saya bersyukur Tuhan menciptakan saya menjadi laki-laki," kata Om Zein. 

"Mungkin kalau saya diciptakan menjadi perempuan, bisa saja terjadi apa yang saya pikirkan karena saat itu saya merasa belum bisa menjaga diri," ujarnya menambahkan.

Ia mengaku memahami apabila ada masyarakat yang merasa kurang nyaman dengan isi lirik lagu tersebut, karenanya, ia menyampaikan permohonan maaf.

"Saya mohon maaf jika ada pihak yang merasa tidak nyaman dengan lirik lagu itu, namun tidak ada niat sedikit pun untuk menyinggung pihak tertentu. Lagu itu murni bercerita tentang diri saya sendiri," ucap Om Zein.

Binzein juga menjelaskan bahwa lagu sekaligus puisi tersebut telah diciptakannya sejak 2020 lalu, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

"Itu puisi dan lagu yang saya ciptakan pada tahun 2020. Isinya menceritakan perjalanan dan perenungan tentang diri saya sendiri," katanya.

Berita Terbaru

Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Terbaru

Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Terbaru

Nasional14 menit lalu
Kenali Gejala Super Flu H3N2 Subclade K, Apa Bedanya dengan Influenza Biasa?

Kenali Gejala Super Flu H3N2 Subclade K, Apa Bedanya dengan Influenza Biasa?

Lifestyle18 menit lalu
World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

Subang18 menit lalu
World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

Headline36 menit lalu
ADVERTISEMENT
Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Kades Banggalamulya Masih Pertimbangkan Upaya Hukum

Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Kades Banggalamulya Masih Pertimbangkan Upaya Hukum

Headline1 jam lalu
Ini Dia Peluang Kerja Fresh Graduate di Kawasan Industri Subang

Ini Dia Peluang Kerja Fresh Graduate di Kawasan Industri Subang

Lifestyle1 jam lalu
Hasil Undian Badminton AG 2026 Perorangan: Rachel/Febi Langsung Jumpa Tan/Thinaah

Hasil Undian Badminton AG 2026 Perorangan: Rachel/Febi Langsung Jumpa Tan/Thinaah

Olahraga1 jam lalu
SMP Negeri 3 Purwakarta Bentuk Karakter Siswa, Ditempa di Mako Brimob

SMP Negeri 3 Purwakarta Bentuk Karakter Siswa, Ditempa di Mako Brimob

Purwakarta1 jam lalu
Camat Purwakarta Perkuat Koordinasi dan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Camat Purwakarta Perkuat Koordinasi dan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Purwakarta1 jam lalu
Kelola Sampah Rumah Tangga, DLH dan HWB Purwakarta Teken Kerjasama

Kelola Sampah Rumah Tangga, DLH dan HWB Purwakarta Teken Kerjasama

Purwakarta1 jam lalu