Lintas Kelompok di Purwakarta Kumpulkan Donasi Rp30 Juta, Untuk Sumatera dan Aceh

PASUNDANEKSPRES.ID - Kondisi Sumatera dan Aceh masih dalam situasi pemulihan pascabencana dan membutuhkan atensi dari semua pihak.
Di Purwakarta, lintas kelompok masyarakat di berbagai kecamatan yang terkoordinasi dalam wadah silaturahmi Bela Purwakarta, berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp30 juta yang digalang kurang dari satu pekan.
Selain donasi berupa uang terdapat pula donasi berupa kebutuhan pokok dan pakaian yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta ke Sumatera dan Aceh.
Prosesi penyerahan bantuan dari Bela Purwakarta kepada Paguyuban Warga Sumatera dan Aceh yang ada di Purwakarta, digelar secara simbolis di Aula Janaka Pemkab Purwakarta, belum lama ini.
Sekda Purwakarta Sri Jaya Midan dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Luthfi Bamala menghadiri prosesi serah terima donasi. Keduanya didampingi Plt. Kepala BPBD Heryadi Erlan.
Turut hadir Ketua Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Jawa Barat Azhar Aung, Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Purwakarta Mardin, dan Perwakilan Paguyuban Warga Aceh M. Yusuf.
"Kami sangat mengapresiasi upaya untuk meringankan beban derita warga terdampak bencana ini. Alhamdulillah, kalangan ASN Pemkab Purwakarta juga sudah mengumpulkan donasi yang langsung disalurkan ke titik titik bencana," kata Midan kepada Pasundan Ekspres.
Senada, Founder Bela Purwakarta, Aa Komara menegaskan, pihaknya mengapresiasi Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi bersama Bupati Purwakarta Om Zein, yang lebih dulu bergerak menyalurkan donasi
"Langkah kedua pemimpin tersebut adalah sebuah keteladanan yang menginspirasi Bela Purwakarta untuk segaris lurus dalam semangat kepedulian terhadap korban bencana di Sumatera dan Aceh," ujar Aa.
Ia menyampaikan, "Purwakarta untuk Sumatera dan Aceh" merupakan rangkaian penggalangan dana yang kerap dilakukan Bela Purwakarta, yakni dimulai sejak "Purwakarta untuk Lombok (2017)".
Selanjutnya, "Purwakarta untuk Sulawesi (2018)", "Purwakarta untuk Maluku (2019)", "Purwakarta untuk Indonesia (2022)", ketika terjadi serangkaian bencana secara bersamaan di beberapa provinsi di nusantara.
Kemudian, "Purwakarta untuk Cianjur (2022)", "Purwakarta untuk Sukabumi (2024)", dan kini, "Purwakarta untuk Sumatera dan Aceh (2025)".
"Semoga tidak terjadi lagi serial peristiwa bencana di masa depan, semoga musibah yang menimpa warga Sumatera dan Aceh ini menjadi yang terakhir," ucapnya.
Lebih lanjut Aa mengatakan, momentum serah terima donasi ini menjadi wasilah untuk semakin merekatkan persaudaraan, khususnya bagi warga Purwakarta.
"Harapannya agar senantiasa tercipta suasana harmonis dan kondusif serta semakin menebalkan semangat persatuan sebagai sesama warga NKRI yang saling peduli," kata Aa.(add/ded)
