Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Longsor Timbun Satu Rumah di Pasawahan Purwakarta, Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:30 WIB
Bagikan:
Longsor Timbun Satu Rumah di Pasawahan Purwakarta, Akibat Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Warga dan aparat desa bergotong royong membersihkan material longsor yang menimbun rumah warga di Kampung Ciirateun, Desa Kertajaya, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (28/10/2025).(Adam SUmarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kabupaten Purwakarta pada Senin (27/10/2025) sore hingga malam. Akibatnya, material tanah dari tebing belakang rumah setinggi sekitar delapan meter tiba-tiba ambruk dan menimpa satu rumah warga di RT 15/RW 05, Kampung Ciirateun, Desa Kertajaya, Kecamatan Pasawahan.

‎‎Rumah yang terdampak itu milik pasangan Lenni (40) dan Rohim (43). Dapur dan kamar mandi rumah mereka jebol setelah dihantam longsoran yang terjadi dua kali berturut-turut.

‎‎Saat kejadian, anak pasangan tersebut sedang berada di kamar mandi. Suara gemuruh tanah yang meluncur membuatnya panik dan berlari menyelamatkan diri.

‎"Pas ada petir gede langsung longsor jatuh. Anak sampai kaget di kamar mandi, lari. Saya langsung teriak manggil, baru keluar," kata Lenni kepada wartawan saat ditemui di lokasi.

‎‎Tak berselang lama, longsoran susulan datang dalam volume lebih besar. Tanah yang jenuh air bercampur lumpur menerjang bagian atap hingga perabotan rumah.

‎‎Rohim menuturkan, ada tiga ruangan yang tertimbun dalam peristiwa tersebut.

‎"Yang kena itu kamar mandi, dapur, sama sebagian masuk ke kamar. Atap jebol, kulkas, dispenser, kompor, tabung gas sampai perabot-perabot lain tertimbun semuanya," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

‎‎Beruntung, tidak ada korban jiwa. Meski begitu, keluarga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat karena khawatir terjadi longsor susulan.

‎"Takut kalau hujan lagi ada yang turun lagi. Untuk sementara nginep di rumah paman di bawah," ucap Lenni.

‎‎Keesokan harinya, Selasa (28/10/2025), petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta bersama warga dan dibantu TNI/Polri bergotong royong membersihkan material longsor.

‎Berbekal cangkul dan sekop seadanya, mereka bahu membahu mengeluarkan tanah dari reruntuhan tebing setinggi delapan meter yang longsor. ‎

"Kami bersama warga terus siaga dan melakukan pembersihan agar tidak ada longsoran susulan. Tapi masyarakat tetap diminta waspada karena curah hujan masih tinggi," kata Peltu Musdichin, Babinsa setempat, saat ditemui di lokasi, Selasa (28/10/2025).

‎Selain pembersihan, penguatan darurat juga dilakukan di area tebing yang masih labil. Namun gerimis yang kembali turun membuat warga waswas.

‎Peringatan dini terus disampaikan, mengingat wilayah Purwakarta diprediksi masih diguyur hujan deras dalam beberapa hari ke depan.

‎Hingga kini, petugas TNI, Polri, pemerintah desa dan relawan terus memantau kondisi lapangan.

‎Warga di sekitar lereng dan area rawan longsor pun diimbau meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika terlihat retakan tanah atau pergerakan lereng.(add/sep)

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle32 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional5 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional5 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat5 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu