Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Meresahkan Warga, Aksi Premanisme Debt Collector Sering Terjadi di Jalan Sadang-Subang

M
MaldiansyahEditor: Asep
|07:30 WIB
Bagikan:
Meresahkan Warga, Aksi Premanisme Debt Collector Sering Terjadi di Jalan Sadang-Subang
Jalan Sadang - Subang salah satu jalur yang menjadi lokasi aksi premanisme debt Collector yang meresahkan warga.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNdANEKSPRES.ID - Meskipun sudah sering dilakukan penindakan, praktik aktivitas debt collector atau yang lebih dikenal dengan sebutan "mata elang" masih marak terjadi di sepanjang jalan Provinsi Jawa Barat. Lokasi-lokasi yang ramai lalu lintas dan minim pengawasan kerap dijadikan tempat mereka beraksi, menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang melintas.

Berdasarkan pantauan dan laporan warga, aksi yang dilakukan biasanya berupa penarikan kendaraan bermotor secara paksa dengan alasan tunggakan pembayaran cicilan. Tidak jarang, tindakan tersebut disertai dengan ancaman, kekerasan verbal, hingga fisik yang membuat korban merasa terintimidasi dan tidak aman.

Dan di wilayah jalan provinsi Sadang - Subang, sekitarnya Pom Bensin Desa Cimaung misalnya, banyak dikeluhkan masih maraknya praktik Mata Elang.

Salah satu warga yang pernah menjadi korban, Moch Kosim (48) warga Desa Campaka misalnya. Dirinya mengaku pernah dikejar dan dihadang oleh sekelompok orang di jalan provinsi wilayah tersebut.

"Mereka langsung memaksa mengambil kunci kontak motor tanpa menunjukkan identitas atau surat izin resmi. Saya merasa sangat takut dan tidak berdaya saat itu," ceritanya kepada Pasundan Ekspres.

Atas banyaknya kejadian dan laporan warga mengaku takut untuk membuat laporan ke Polisi namun berharap, pihak Kepolisian atau pihak berwenang bisa membantu mengingatkan kepada perusahaan pembiayaan atau leasing untuk menempuh prosedur hukum yang benar jika terjadi tunggakan pembayaran.

"Kami harap jika patroli sulit dilakukan, bisa saja pihak kepolisian mengirimkan surat peringatan atau memberikan edukasi kepada pihak leasing agar melalui jalur fidusia, bukan dengan cara-cara yang melanggar aturan," harapnya.

Dari pantauan di sepanjang jalur Sadang - Subang tersebut, terlihat sejumlah pria dewasa berkumpul di warung-warung pinggir jalan menanti korban atau warga yang telat bayar cicilan.(mas/sep)

Berita Terbaru

Alhamdulillah, Hasil Zakat Warga Bisa Bantu Rumah Korban Tanah Longsor di Pagaden

Alhamdulillah, Hasil Zakat Warga Bisa Bantu Rumah Korban Tanah Longsor di Pagaden

Subang6 jam lalu
Distrik Viking Ganas Kunjungi Sub dan Kowil Subang Selatan, Tekankan KTA dan Ketertiban

Distrik Viking Ganas Kunjungi Sub dan Kowil Subang Selatan, Tekankan KTA dan Ketertiban

Headline6 jam lalu
Satpol PP Subang Dampingi KPPBC Purwakarta Sisir Peredaran Rokok Ilegal

Satpol PP Subang Dampingi KPPBC Purwakarta Sisir Peredaran Rokok Ilegal

Headline7 jam lalu
Khidmat dan Meriah, Belasan Ribu Santri Peringatan Hari Santri ke-62 di Purwakarta

Khidmat dan Meriah, Belasan Ribu Santri Peringatan Hari Santri ke-62 di Purwakarta

Purwakarta9 jam lalu
ADVERTISEMENT
HSN 2026, Ketua BAZNAS Subang Ajak Santri Jadi Generasi Berilmu dan Peduli Sesama

HSN 2026, Ketua BAZNAS Subang Ajak Santri Jadi Generasi Berilmu dan Peduli Sesama

Headline9 jam lalu
3 Tahap Lagi Penambahan Masa Pendaftaran Pilkades Serentak, 162 Desa Sudah Tetapkan Cakades

3 Tahap Lagi Penambahan Masa Pendaftaran Pilkades Serentak, 162 Desa Sudah Tetapkan Cakades

Subang9 jam lalu
Pasien Gawat Darurat Langsung Ditangani, RS Mitra Plumbon Subang Utamakan Triase

Pasien Gawat Darurat Langsung Ditangani, RS Mitra Plumbon Subang Utamakan Triase

Subang9 jam lalu
Jadi Lebih Mudah Diakses, Masyarakat Apresiasi Layanan ATR/BPN Dekat

Jadi Lebih Mudah Diakses, Masyarakat Apresiasi Layanan ATR/BPN Dekat

Nasional11 jam lalu
Cara Menambahkan Akun di Instagram dengan Mudah, Bisa Login Banyak Akun!

Cara Menambahkan Akun di Instagram dengan Mudah, Bisa Login Banyak Akun!

Lifestyle11 jam lalu
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Realisasikan Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur dan Konsolidasi Tanah

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Realisasikan Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur dan Konsolidasi Tanah

Nasional12 jam lalu