Om Zein Murka Soal Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Palsu di Sejumlah SPPG Purwakarta

PURWAKARTA-Mendengar ada dugaan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi palsu, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein murka. Bupati yang akrab di sapa Om Zein tersebut, bukan tanpa alasan marah besar karena SLHS tersebut merupakan patokan standar dari makanan yang diberikan SPPG kepada para penerima manfaat di program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, secara tidak langsung pemerintahan juga tercoreng karena sertifikat yang hanya dikeluarkan oleh instansi berwenang bisa dipalsukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. "Harus dicari oknumnya sampai dapat Om," kata Om Zein, melalui pesan Whatsapp, Minggu (30/09).Selain itu, Om Zein juga meminta agar SPPG-SPPG yang selama ini pegang SLHS palsu (sebelum memiliki SLHS asli), mereka diminta untuk terbuka kepada siapa merak membuat SLHS. "SPPG nya harus ditanya bikin SLHS nya kepada siapa," tambah Om Zein.
Selain itu, Om Zein juga memastikan agar permasalahan tersebut tidak terulang, meminta kepada kepala dinas yang bersangkutan untuk membuat laporan polisi (LP). "Rian ku abdi tos piwarang laporan ka Polres (Rian Kadis DPMPTSP sudah saya suruh buat laporan ke Polres)," tegas Om Zein.
Terpisah, kepala DPMPTSP Rian Oktavia membenarkan bahwa dirinya mendapatkan perintah untuk membuat laporan polisi terkait masalah SLHS palsu tersebut. "Atos (sudah mendapat perintah untuk segera membuat laporan)," singkat Rian, melalui sambungan seluller.
Kabaranya, Senin (31/8/2026) kemarin, Kepala DPMPTSP Rian Oktavia secara resmi membuat laporan ke Polres Purwakarta berkaitan dengan masalah adanya SLHS palsu. Kabarnya beberapa dinas terkait, yang berkaitan dengan masalah SLHS akan dipanggil pihak kepolisian, untuk dimintai keterangan mengenai proses keluarnya SLHS.(mas/sep)
