Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

PURWAKARTA-Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta mendukung program pemerintah pusat terkait pencegahan dan percepatan penurunan stunting.
Hal ini disampaikan Abang Ijo usai menghadiri Undangan Sekretariat Negara RI terkait Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Tahun 2026 yang dilakukan secara virtual bertempat di Aula Kantor Bapperida, Selasa (22/9/2026). "Pemerintah daerah didorong untuk mengintegrasikan program bersama akademisi, dunia usaha, dan organisasi masyarakat sipil agar intervensi spesifik dan sensitif terkait pencegahan dan percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran," kata Abang Ijo.
Komitmen tersebut, sambungnya, sejalan dengan capaian Purwakarta yang menunjukkan tren positif, di mana berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting turun signifikan dari 24 persen di 2023 menjadi 14,5 persen pada 2024 atau turun 9,5 persen. "Pemkab Purwakarta akan terus mengawal intervensi di wilayah melalui penguatan pendataan, pendampingan keluarga berisiko, peningkatan sanitasi, serta gerakan orang tua asuh balita stunting demi menjaga momentum penurunan dan mendukung target nasional," ujarnya.
Melalui program ini pula, kata Abang Ijo, Pemerintah Kabupaten Purwakarta menegaskan bahwa penanganan stunting bukan sekadar program kesehatan, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Purwakarta yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk diketahui, rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Sekretariat Negara RI ini merupakan kegiatan strategis yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Komitmen Kepala Daerah dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting sebagai wujud sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Rapat koordinasi tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Tahun 2026, mengingat pemerintah pusat telah menempatkan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas pembangunan SDM dengan target menurunkan prevalensi nasional hingga 14,2 persen pada pada 2029.(add/sep)
