Roelia Aulia Sapoetri Raih Emas Sribaduga Championship 2026

Gala Tunggal Putri Kelas 45 kilogram
PURWAKARTA-Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan pesilat muda asal Kabupaten Purwakarta pada ajang Purwakarta Sribaduga Championship 2026 yang berlangsung di GOR Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, akhir pekan kemarin. Adalah Roelia Aulia Sapoetri, siswi SMP Negeri 3 Purwakarta, yang berhasil meraih medali emas pada kategori Gala Tunggal Putri Kelas 45 kilogram dalam kejuaraan pencak silat yang diikuti para pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Barat ini.
Roelia berhasil mengalahkan lawannya yang berasal dari Kabupaten Karawang dengan skor tipis 5–3. Keberhasilannya itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Purwakarta. Terlebih, Roelia memiliki daya juang dan mental mumpuni saat bertanding. "Roelia mampu menunjukkan semangat sportivitas serta ketangguhan di arena pertandingan," kata Kang Asep, selaku pendidik sekaligus Pelatih Perguruan Perisai Diri Purnawarman Club, yang terus memberikan pembinaan dan motivasi kepada para atlet muda untuk berkembang dan berprestasi.
Kang Asep berharap medali emas yang telah diraih menjadi motivasi bagi Roelia untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta kembali mengukir prestasi pada kejuaraan-kejuaraan mendatang. "Prestasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Roelia untuk terus berkiprah di bidang olahraga, khususnya pencak silat, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Purwakarta agar berani berprestasi serta menjunjung tinggi nilai sportivitas," ujarnya.
Roelia menjadi satu dari 12 pesilat asal Perguruan Perisai Diri Purnawarman Club yang turun pada kejuaraan terbuka yang berlangsung pada 11-13 September 2026 tersebut. Istimewanya, ke-12 atlet yang bertanding juga berhasil meraih medali.
Selain Roelia, yang berhasil meraih medali emas adalah Camelia Simahidayat, Avikha Keyla Dermawan, Qurrota Raya Tsabita, dan Muhamad Erlangga. Sementara peraih medali perak, di antaranya, Afika Meysa Saputra, Anida Fajria, Ridho Innurul Salam, Siti Latifah, Shazia Dewindra Rhamadani, Muhamad Iqbal Ridwan Gunawan, dan Annisa Nur Agustiyani.(add/sep)
