Sarapan Bareng, Kapolres Purwakarta Dengarkan Curhatan Pengemudi Ojol

PURWAKARTA-Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam sarapan bareng para pengemudi ojek online (ojol) yang berkunjung ke rumah dinasnya di kawasan Asrama Polisi Tegalsari Purwakarta, Minggu (25/10/2026). Tak sekadar sarapan, Kapolres juga mendengarkan "curhatan" atau keluh kesah para pengemudi ojol tentang berbagai persoalan yang kerap mereka hadapi setiap harinya.
Mulai dari tantangan dalam mencari nafkah untuk kemudian membaginya dengan sangat bijak guna membeli bahan bakar dan memenuhi kebutuhan dapur, hingga persoalan keselamatan serta ancaman kejahatan, termasuk pencurian kendaraan bermotor.
Berbagai persoalan tersebut menjadi bagian dari obrolan para pengemudi ojol saat mengikuti kegiatan "Ngariung Kamtibmas" bersama di Rumah Dinas Kapolres Purwakarta. Berbeda dari pertemuan formal, kegiatan itu berlangsung santai. Para pengemudi ojol bisa duduk bersama Kapolres sambil menikmati sarapan gratis sekaligus menyampaikan keluhan dan aspirasi yang mereka hadapi selama bekerja di lapangan.
Bagi mereka, kesempatan tersebut bukan sekadar mendapatkan makanan gratis, melainkan juga ruang untuk menyuarakan persoalan yang selama ini menjadi perhatian para pencari nafkah di jalan.
Salah seorang pengemudi ojol, Terani, mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. Selain bisa menghemat pengeluaran untuk sarapan, ia dan rekan-rekannya memiliki kesempatan untuk berbicara langsung dengan orang nomor satu di Polres Purwakarta itu. "Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolres. Dengan adanya kegiatan ini, selain bisa sarapan gratis, kami juga bisa menyampaikan aspirasi," kata Terani.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak pengemudi ojol yang merasakan manfaatnya. Menurutnya, dialog langsung dengan Kapolres menjadi kesempatan bagi para pengemudi untuk menyampaikan keluhan tanpa harus melalui perantara.
Dalam pertemuan tersebut, persoalan keamanan lingkungan turut menjadi perhatian. Para pengemudi menyoroti kasus pencurian kendaraan bermotor yang dinilai perlu diantisipasi melalui peningkatan upaya pencegahan kejahatan.
Mereka berharap kepolisian terus memperkuat pengamanan agar masyarakat merasa lebih aman, baik ketika berada di rumah maupun saat menjalankan aktivitas di jalan.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam mengatakan, kegiatan Ngariung Kamtibmas merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun komunikasi dengan para pengemudi ojol yang setiap hari menghadapi berbagai tantangan saat bekerja.
Ia menilai, pekerjaan sebagai pengemudi ojol tidak lepas dari kebutuhan biaya operasional, mulai dari bahan bakar hingga pengeluaran untuk makan sehari-hari.
Febri mencontohkan, dengan asumsi penghasilan sekitar Rp150.000 per hari, pengemudi masih harus menyisihkan uang untuk memenuhi kebutuhan tersebut, karena itu, tersedianya sarapan gratis diharapkan bisa membantu mengurangi pengeluaran mereka. Meski terlihat sederhana, sambungnya, bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi para pengemudi, terutama dalam menjalankan aktivitas pada akhir pekan.
Selain membantu meringankan pengeluaran, kegiatan itu juga diharapkan memperkuat solidaritas di antara sesama pengemudi ojol.
Kapolres memperkirakan jumlah pengemudi ojol di Kabupaten Purwakarta mencapai sekitar 1.000 orang, namun, banyaknya pengemudi yang bekerja di bidang serupa tidak serta-merta membuat mereka saling mengenal.
Melalui kegiatan tersebut, para pengemudi diharapkan dapat memperluas pertemanan, membangun kebersamaan, serta memiliki ruang komunikasi yang lebih terbuka dengan kepolisian. "Setidaknya ini menjadi wadah silaturahmi teman-teman ojol. Dengan kegiatan ini, mereka bisa saling mengenal dan punya kesempatan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung," ujarnya.(add/sep)
