Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sekda Kabupaten Purwakarta Keluhkan Kondisi Keuangan Daerah Sangat Berat

A
Adam SumartoEditor: Dobi Maulana
|10:12 WIB
Bagikan:
Sekda Kabupaten Purwakarta Keluhkan Kondisi Keuangan Daerah Sangat Berat
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengungkapkan kondisi keuangan daerah tahun 2026 berada dalam tekanan berat.

PASUNDANEKSPRES.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengungkapkan kondisi keuangan daerah tahun 2026 berada dalam tekanan berat.

Hal ini dipicu oleh tingginya beban fiskal, termasuk adanya utang cicilan BPJS Kesehatan dari periode pemerintahan sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta, kata Midan, harus menerapkan efisiensi secara ketat serta terus menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga stabilitas keuangan.

“Purwakarta harus ekstra-efisien dan terus menggali potensi PAD, karena tahun ini keuangan kita cukup berat,” kata Midan, Selasa (14/4/2026).

Ia juga menyebutkan, bahwa masih terdapat sisa kewajiban pembayaran utang BPJS dari masa kepemimpinan Bupati Anne Ratna Mustika, dengan nilai mencapai lebih dari Rp20,8 miliar.

Rincian utang tersebut meliputi tahun 2020 dan 2021 sebesar Rp7.883.218.959, tahun 2023 dan 2024 sebesar Rp12.980.852.592, dengan total utang yang harus diselesaikan mencapai Rp20.864.071.551.

Midan menegaskan kewajiban tersebut tetap harus dibayar, namun berpotensi mengganggu alokasi anggaran pembangunan, khususnya sektor infrastruktur, jika tidak diimbangi peningkatan PAD.

“Utang ini tentu harus dibayar. Dampaknya bisa mengganggu pembangunan infrastruktur jika kita tidak mampu meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.

Di sisi lain, sejumlah warga turut menanggapi kondisi tersebut. Mereka mempertanyakan pengelolaan anggaran kesehatan di masa lalu, mengingat adanya utang yang cukup besar.

“Aneh, uangnya ke mana? Itu kan anggarannya untuk kesehatan,” ujar salah seorang warga Wanayasa, Sofyan.

Warga juga menilai pembangunan infrastruktur pada periode sebelumnya sangat minim dan tidak jelas.

“Bahkan waktu itu pembangunan infrastruktur sangat kurang, jalan banyak yang ancur, entah gimana cara kerjanya. Tentu bikin kami kecewa,” tambah warga lainnya, Asep.

Dengan kondisi ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta dihadapkan pada tantangan besar untuk menyeimbangkan penyelesaian kewajiban keuangan sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. (add/ysp)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline10 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat11 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta11 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle12 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang12 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta12 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta12 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang12 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang13 jam lalu