Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sengketa Lahan di Purwakarta, PTPN VIII dan BPN Dinilai Tak Koperatif, Upaya Mediasi selalu Buntu

M
MaldiansyahEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
Sengketa Lahan di Purwakarta, PTPN VIII dan BPN Dinilai Tak Koperatif, Upaya Mediasi selalu Buntu
Komisi I DPRD Kabupaten Purwakarta saat menerima audiensi dalam rangka mediasi antara warga Desa Campaka dengan pihak PTPN VIII, Kamis (5/2/2026).(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Upaya mediasi antara warga Desa Campaka dengan pihak PTPN VIII kembali menemui jalan buntu (Deadlock).

Audiensi yang difasilitasi oleh Komisi I DPRD Kabupaten Purwakarta pada Kamis (5/2/2026) ini, gagal mencapai kesepakatan akibat absennya pejabat pengambil keputusan dari pihak PTPN VIII.

Ketidakhadiran pimpinan PTPN VIII memicu kekecewaan mendalam bagi warga dan ahli waris lahan. Pandu Fajar Gumelar, perwakilan ahli waris, menyayangkan sikap PTPN yang hanya mengirimkan delegasi dari bagian hukum tanpa kewenangan eksekusi kebijakan.

"Ini kali kedua PTPN hanya datang untuk mendengarkan tanpa memberikan solusi konkret. Masyarakat sudah mengorbankan waktu dan pekerjaan mereka, namun pihak PTPN tidak menunjukkan iktikad serius dalam menyelesaikan status lahan ini," ujar Pandu usai audiensi, Kamis (5/2/2026).

Meski kecewa, warga mengapresiasi langkah Komisi I DPRD dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang berkomitmen melakukan pendataan ulang di lapangan untuk memperkuat basis data penerbitan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).

Sementara, Wakil Ketua Komisi I DPRD Purwakarta, Dulnasir menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi sengketa. Langkah ini diambil untuk memastikan posisi lahan yang diklaim oleh kedua belah pihak.

"Kami perlu melihat langsung titik koordinat yang dipersoalkan agar fungsi pengawasan kami maksimal. Kami tidak ingin sengketa ini berlarut-larut tanpa penyelesaian," tegas Dulnasir kepada Pasundan Ekspres.

Ia juga menyoroti ketidakhadiran Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta sikap PTPN VIII yang dinilai tidak akomodatif dalam dua kali pertemuan. Sebagai tindak lanjut, DPRD berencana menggelar rapat kerja khusus dengan mengundang pihak-pihak terkait secara terbatas.

"Kami akan mengundang kembali PTPN, Bapenda, Camat, hingga perwakilan warga dalam format musyawarah yang lebih efektif untuk mencari solusi bersama," tambahnya.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi I DPRD Warseno, Wakil Ketua Komisi Dulnasir, Sekretaris Elthon Brameista Gunawan, Anggota Ahamad Sanusi, Novita Purwanti, Sulaeman, perwakilan Bapenda, kuasa hukum PTPN VIII, Camat Campaka, Kepala Desa Campaka, serta para ahli waris didampingi kuasa hukumnya.(mas/sep)

Berita Terbaru

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang14 menit lalu
Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Nasional1 jam lalu
Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Subang2 jam lalu
Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Nasional3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Lifestyle4 jam lalu
Jasad ABK Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis Ditemukan di Pulau Enggano, Ini Kronologi Penemuannya

Jasad ABK Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis Ditemukan di Pulau Enggano, Ini Kronologi Penemuannya

Nasional5 jam lalu
Tips Lolos Melamar Kerja di Pabrik Subang, Kuasai Hal Ini!

Tips Lolos Melamar Kerja di Pabrik Subang, Kuasai Hal Ini!

Lifestyle6 jam lalu
Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Nasional16 jam lalu
SK Manajer Kopdes Merah Putih Akhirnya Keluar, Apakah Termasuk Pegawai BUMN?

SK Manajer Kopdes Merah Putih Akhirnya Keluar, Apakah Termasuk Pegawai BUMN?

Nasional17 jam lalu