Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Seorang Pria Tewas Mengenaskan Karena Tersengat Listrik saat Perbaiki Atap Rumah di Purwakarta

M
MaldiansyahEditor: Asep
|08:00 WIB
Bagikan:
Seorang Pria Tewas Mengenaskan Karena Tersengat Listrik saat Perbaiki Atap Rumah di Purwakarta
Aparat desa setempat didampingi Polsek Campaka dan Babinsa saat evakuasi korban yang sudah tidak bernyawa di atap genteng.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Seorang pria warga Desa Campaka inisial SL (55) meninggal dunia akibat tersengat listrik saat sedang memperbaiki atap rumah milik anaknya.

Korban diduga akan melakukan perbaikan genteng atap rumah milik anaknya dan diduga tersengat listrik sehingga membuat korban meregang nyawa.

Berlokasi di Perum Benteng Mutiara Mas Blok P28 RT 24 RW 05 Desa Campaka, Kecamatan Campaka. Warga dan aparat kepolisian kemudian menghubungi dan meminta petugas Damkar Purwakarta untuk mengevakuasi korban yang berada diatas rumah.

DJ salah seorang yang kebetulan sedang bekerja di belakang rumah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengaku dirinya orang pertama yang melihat korban tergeletak sudah tidak bernyawa.

"Saya sedang bekerja di atap rumah persis dibelakang rumah korban, saya melihat korban sudah terlentang dan tidak bergerak. Saya kemudian memberitahukan temuan itu ke warga dan pemilik rumah di mana korban berada, ketika di periksa warga korban dinyatakan sudah meninggal," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Warga dan pihak keluarga korban yang menerima laporan, kemudian menghubungi aparat desa setempat.

Aparat desa setempat didampingi pihak kepolisian Polsek Campaka dan Babinsa kemudian melihat ke atap genteng dan mendapati korban sudah tak bernyawa dengan dugaan tersengat aliran listrik.

"Saat saya datang sempat memastikan meteran listrik di TKP, ternyata meterannya dalam kondisi turun (off) diduga karena peristiwa korsleting akibat korban tersengat listrik" ungkap saksi lainnya.

Hingga berita ini dinaikkan, korban telah dibawa oleh keluarganya untuk selanjutnya dimakamkan dengan tidak melakukan otopsi.(mas/sep)

Berita Terbaru

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional8 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline12 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional25 menit lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang29 menit lalu
ADVERTISEMENT
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang33 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang58 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional58 menit lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu