Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga BMM Cempaka dan Pengembang Kompak Bangun Sekolah di Purwakarta

A
Adam SumartoEditor: Asep
|08:00 WIB
Bagikan:
Warga BMM Cempaka dan Pengembang Kompak Bangun Sekolah di Purwakarta
Kades Campaka Yayan Sahrodi melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan SD di Perumahan Benteng Mutiara Mas Campaka disaksikan Direktur Utama PT Lan Sena Jaya.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Warga Perumahan Benteng Mutiara Mas (BMM) Campaka bersama-sama PT Lan Sena Jaya yang merupakan pihak pengembang, berkolaborasi mewujudkan pembangunan Sekolah Dasar (SD) di wilayahnya.

Dimulainya pembangunan SD ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Kepala Desa Campaka Yayan Sahrodi, Kamis (16/10/2025).

"Saat ini Desa Campaka kekurangan sekolah, baik tingkat SD, SMP maupun SMA. Di sisi lain, salah satu syarat mendirikan sekolah baru harus ada gedungnya terlebih dahulu," kata Yayan kepada Pasundan Ekspres usai kegiatan.

Yayan pun mengaku sangat antusias dan mengapresiasi inisiatif warga yang dimotori Forum Masyarakat Peduli Pendidikan beserta pihak pengembang Perumahan BMM Campaka untuk mendirikan bangunan SD.

"Kami akan terus mengawal pembangunan SD di Perumahan BMM Campaka ini. Insyaallah, ikhtiar bersama untuk memenuhi pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak bisa terwujud," ujarnya.

Direktur Utama PT Lan Sena Jaya, Alan Suherlan mengungkapkan bahwa sudah menjadi kewajiban pengembang untuk menyerahkan prasarana yang baik untuk warga perumahan.

"Mulai dari prasarana di bidang kesehatan seperti posyandu, kemudian penghijauan, hingga sarana pendidikan berupa sekolah," ucap Alan.

Sebagai langkah awal, kata dia, akan dibangun dua lokal terlebih dahulu dengan anggaran kurang lebih Rp300 juta. Untuk anggarannya, kerja sama antara pengembang dan warga perumahan.

"Peran para tokoh masyarakat juga bisa membantu. Alhamdulillah, hari ini bisa terealisasi prosesi peletakan batu pertama yang menandai pembangunan SD," kata Alan.

Senada, Ketua Forum Masyarakat Peduli Pendidikan, DR. Toto Sunarya menyatakan bahwa kondisi saat ini sudah sangat kritis sehingga keberadaan sekolah mendesak.

"Setahun lagi saja tertunda, maka kita sama saja sudah merusak anak-anak kita. Sehingga, tidak ada kata lain harus segera dibangun," ujar Toto tegas.

Ia berharap, inisiatif antara pihak pengembang dan warga akan menggerakkan pemerintah daerah untuk memulai menganggarkan kebutuhan pembangunan sekolah.

"Terlebih dalam menghadapi Visi Indonesia Emas 2045 yang sejatinya sudah dimulai sejak saat ini," ucap Toto menambahkan.

Ia juga menargetkan tahap awal pembangunan bisa selesai pada Desember 2025, sehingga pada 1 Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran baru, kegiatan belajar mengajar sudah bisa dimulai.

"Secara khusus kami sampaikan terima kasih kepada pihak pengembang yang telah mendukung dan bersama-sama warga mewujudkan pembangunan sekolah ini," kata Toto.(add/sep)

Berita Terbaru

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional6 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline10 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional23 menit lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang27 menit lalu
ADVERTISEMENT
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang31 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang56 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional56 menit lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu