Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Temukan Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Hitam di KJA

R
Rian AlfianEditor: Indrawan Setiadi
|14:06 WIB
Bagikan:
Warga Temukan Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Hitam di KJA
Mayat bayi Terbungkus kantong plastik hitam mengambang di perairan Kolam Jaring Apung Langkob, Waduk Cirata, Selasa (23/12/2025). ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA - Warga Kecamatan Maniis digegerkan dengan penemuan mayat seorang bayi yang terbungkus kantong plastik hitam dan mengambang di perairan Kolam Jaring Apung (KJA) Langkob, Waduk Cirata, tepatnya di wilayah Rawa Taal, Selasa (23/12/2025).
‎
‎Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, mengatakan, penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB oleh seorang pemilik kolam jaring apung saat sedang membersihkan kolamnya.
‎
‎"Awalnya saksi melihat sebuah kantong plastik hitam mengambang terbawa angin ke arah kolam miliknya. Karena sedang membersihkan kolam, kantong plastik tersebut diambil," kata Enjang kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

Akan tetapi, sambungnya, saksi mencium bau menyengat sehingga nekat membuka ikatan kantong plastik lapis tiga tersebut dan diketahui di dalamnya terdapat mayat bayi.
‎
‎Setelah menemukan mayat bayi tersebut, saksi kemudian memberitahukan seorang pekerja kolam di sebelahnya, sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke petugas Desa Sinargalih.
‎
‎"Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Maniis. Anggota piket bersama perangkat desa langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Purwakarta untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.
‎
‎Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan terbungkus rapi di dalam kantong plastik hitam.
‎
‎Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan bersama korban. Di antaranya, satu helai kain warna hijau, satu kain sarung warna hitam, serta tiga lembar kresek hitam besar.
‎
‎Saat ini, kata dia, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas bayi tersebut serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa ini.
‎
‎"Upaya yang telah dilakukan di antaranya menerima laporan, mendatangi dan mengamankan TKP, mencatat serta meminta keterangan saksi-saksi," ucapnya.(add)

Berita Terbaru

Cara Tambah Akun WhatsApp dalam 1 Ponsel yang Sama, Coba Sekarang!

Cara Tambah Akun WhatsApp dalam 1 Ponsel yang Sama, Coba Sekarang!

Lifestyle25 menit lalu
Satpol PP Subang Gempur Rokok Ilegal, Masyarakat Diminta Aktif Melapor

Satpol PP Subang Gempur Rokok Ilegal, Masyarakat Diminta Aktif Melapor

Subang33 menit lalu
Penyebab Mudah Mengantuk Sepanjang Hari yang Jarang Diketahui

Penyebab Mudah Mengantuk Sepanjang Hari yang Jarang Diketahui

Lifestyle1 jam lalu
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Ini Filosofinya

Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi Kemenag, Ini Filosofinya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kapolres Cup 2026 Jadi Wadah Pembinaan dan Pencarian Bakat Sepak Bola Pelajar di Subang

Kapolres Cup 2026 Jadi Wadah Pembinaan dan Pencarian Bakat Sepak Bola Pelajar di Subang

Subang2 jam lalu
Hasil Drawing French Open 2026: Enam Wakil Indonesia Langsung Saling Jegal

Hasil Drawing French Open 2026: Enam Wakil Indonesia Langsung Saling Jegal

Olahraga2 jam lalu
Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing, 152 Pendaki Dievakuasi dan Jalur Pendakian Ditutup

Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing, 152 Pendaki Dievakuasi dan Jalur Pendakian Ditutup

Nasional2 jam lalu
Junior Jadi Tersangka, Kasus Pembunuhan Sesama Anggota Polisi Diminta Diusut Tuntas

Junior Jadi Tersangka, Kasus Pembunuhan Sesama Anggota Polisi Diminta Diusut Tuntas

Nasional2 jam lalu
Beli LPG 3 Kg di Kopdes Wajib Bawa KK dan KTP? Ini Aturan Resminya

Beli LPG 3 Kg di Kopdes Wajib Bawa KK dan KTP? Ini Aturan Resminya

Nasional3 jam lalu
Demo Mahasiswa 20 Oktober 2026: Siapkan Aksi dengan Lima Tuntutan

Demo Mahasiswa 20 Oktober 2026: Siapkan Aksi dengan Lima Tuntutan

Nasional3 jam lalu