Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Ciater Subang

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|12:46 WIB
Bagikan:
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Ciater Subang
Polisi mengatur lalu lintas di lokasi kejadian kecelakaan bus pariwisata di Jalan Raya Ciater Subang, Minggu siang (12/5). (Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Polisi terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan bus di Jalan Raya Ciater Subang, Sabtu sore kemarin (11/5). Polisi saat ini sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

KBO Satlantas Polres Subang Ipda Sahroni mengatakan, proses olahan TKP ini memakan waktu setidaknya 2 jam.

Untuk memastikan kelancaran proses olahan TKP, polisi telah menutup sebagian jalan lalu lintas dari arah Bandung-Subang. Rute alternatif telah disiapkan agar arus lalu lintas tetap berjalan lancar.

Situasi di sekitar lokasi kecelakaan sangat ramai dengan kehadiran warga yang ingin menyaksikan proses olahan TKP tersebut.

Para pengendara yang melintas juga terhenti sejenak untuk melihat perkembangan di tempat kejadian.

Pantauan Pasundan Ekspres di lokasi kejadian, puing-puing bus yang hancur masih berserakan di sekitar lokasi kejadian karena proses olahan TKP masih berlangsung.

Para petugas berusaha mengumpulkan bukti dan mencari petunjuk untuk memahami kronologi kecelakaan yang mengakibatkan kerugian besar ini.

Polisi juga telah meminta kerjasama dari para saksi mata untuk memberikan keterangan yang dapat membantu penyelidikan.

Mereka berharap untuk segera mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini dan mengambil langkah-langkah preventif agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. 

Sejumlah tim penyelidik kecelakaan juga telah dikerahkan untuk membantu dalam proses penyelidikan.

Mereka melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bus dan faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap insiden kecelakaan tersebut.(hdi/ysp) 

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional2 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional2 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional2 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang4 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat4 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang4 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle5 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle6 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle7 jam lalu