Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sri Mulyani Dorong Perbaikan Layanan Bea Cukai Pasca Sorotan Media Sosial

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|18:13 WIB
Bagikan:
Sri Mulyani Dorong Perbaikan Layanan Bea Cukai Pasca Sorotan Media Sosial
Sri Mulyani Dorong Perbaikan Layanan Bea Cukai Pasca Sorotan Media Sosial

PASUNDAN EKSPRES- Dalam beberapa waktu terakhir, Bea Cukai Indonesia menjadi pusat perbincangan di media sosial atas berbagai kontroversi yang muncul.

mulai dari kasus pembelian barang mewah hingga penahanan fasilitas untuk anak berkebutuhan khusus. Sorotan pedas dari netizen terhadap kinerja Bea Cukai tidak luput dari perhatian Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Sri Mulyani, sebagai Menteri Keuangan yang memiliki kewenangan atas Bea Cukai, memberikan respon yang tegas terhadap sorotan yang mengarah pada lembaga tersebut.

Melalui media sosial, Sri Mulyani menyatakan bahwa telah bertemu dengan pimpinan Bea Cukai Republik Indonesia untuk membahas perbaikan layanan dan penanganan masalah yang sedang terjadi.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di kantor Bea Cukai Soekarno Hatta pada 27 April, Sri Mulyani memberikan arahan kepada pimpinan Bea Cukai untuk terus melakukan perbaikan layanan serta proaktif dalam memberikan edukasi mengenai kebijakan yang sesuai dengan undang-undang.

Sri Mulyani juga menekankan pentingnya kerja sama antara Bea Cukai dengan para stakeholder terkait agar penanganan masalah bisa dilakukan dengan cepat, tepat, dan efektif.

Poin penting yang disampaikan Sri Mulyani adalah perlunya memberikan kepastian kepada masyarakat sekitar terkait dengan berbagai permasalahan yang muncul.

Dengan adanya kejelasan dalam penanganan kasus dan pelayanan yang lebih baik, diharapkan Bea Cukai dapat mendapatkan kepercayaan kembali dari masyarakat.

Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah penahanan fasilitas untuk anak berkebutuhan khusus yang diharuskan membayar denda yang cukup besar.

Sri Mulyani menyoroti hal ini sebagai bagian dari perbaikan yang harus dilakukan Bea Cukai dalam menangani kasus-kasus sensitif.

Dengan adanya respon tegas dari Sri Mulyani dan arahan untuk perbaikan layanan, diharapkan Bea Cukai dapat memperbaiki citra dan kinerjanya di mata masyarakat.

Namun, tentu saja hal ini membutuhkan kerja keras dan komitmen dari seluruh jajaran Bea Cukai untuk melaksanakan tugasnya dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip integritas serta keadilan.

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle18 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu