Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Analis Ramalkan Nintendo Switch 2 Jadi Peluncuran Konsol Terbesar Sepanjang Sejarah

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|20:35 WIB
Bagikan:
Analis Ramalkan Nintendo Switch 2 Jadi Peluncuran Konsol Terbesar Sepanjang Sejarah
Analis Ramalkan Nintendo Switch 2 Jadi Peluncuran Konsol Terbesar Sepanjang Sejarah. (Foto: Nintendo)

PASUNDAN EKSPRES - Nintendo Switch 2 dijadwalkan meluncur secara global pada 5 Juni 2025.

Sejumlah analis memprediksi bahwa perangkat handheld terbaru milik Nintendo ini akan mencatatkan diri sebagai peluncuran konsol terbesar sepanjang sejarah industri gim. 

Salah satu analis menyebutkan bahwa tingginya minat pre-order Nintendo Switch 2 di Jepang menjadi indikator kuat mengapa hal ini bisa terwujud.

"Karena Jepang mewakili sepertiga dari total basis pengguna Switch secara global, maka dapat diasumsikan bahwa ada sekitar 6,6 juta unit yang telah dipesan di seluruh dunia," ungkap Pelham Smithers dari lembaga riset ekuitas di Jepang, seperti dikutip PasundanEkspres dari Video Games Chronicle, Rabu (30/4/2025). 

Sebelumnya, para analis juga menyatakan bahwa Nintendo kemungkinan akan memproduksi antara enam hingga delapan juta unit konsol untuk tahap awal peluncuran.

Langkah ini dinilai sebagai upaya perusahaan dalam mencegah terjadinya kelangkaan stok saat Switch 2 dirilis ke pasaran. 

Hingga artikel ini ditulis, dua peluncuran konsol terbesar masih dipegang oleh Sony dengan PS4 dan PS5.

Kedua perangkat tersebut masing-masing berhasil terjual sebanyak 4,5 juta unit dalam dua bulan pertama sejak diluncurkan ke publik. 

Meski begitu, perlu diketahui bahwa PS5 sempat mengalami kendala distribusi akibat masalah pasokan selama dua tahun pertama sejak dirilis.

Apabila saat itu ketersediaan stok lebih stabil, besar kemungkinan PS5 bisa melampaui pencapaian PS4. 

Namun, kemungkinan kelangkaan tampaknya tidak akan terjadi pada Nintendo Switch 2.

Pada Februari 2025, Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipatif agar stok konsol terbaru tersebut tetap tersedia. 

"Saat ini kami mengambil risiko dengan langsung melanjutkan produksi demi mengakomodasi permintaan sebanyak mungkin," ujar Furukawa pada 13 Februari lalu. 

Ia menambahkan bahwa Nintendo telah banyak belajar dari pengalaman saat merilis Switch generasi pertama, sehingga perusahaan kini telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengatasi potensi kendala serupa di peluncuran Switch 2. 

"Sebagaimana pengalaman kami dengan Switch sebelumnya, kami memahami bahwa meningkatkan kapasitas produksi secara cepat bukanlah hal yang mudah.

Oleh karena itu, kami telah menyiapkan strategi agar dapat merespons situasi secepat mungkin," tandas Furukawa. 

(zal/dbm)

Berita Terbaru

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle22 menit lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga42 menit lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle1 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional2 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang2 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional3 jam lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional3 jam lalu
Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Nasional4 jam lalu