Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemlu Cepat Tindak WNI Bikin Gaduh di Jepang, Ada Apa Nih?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:53 WIB
Bagikan:
Kemlu Cepat Tindak WNI Bikin Gaduh di Jepang, Ada Apa Nih?
Kemlu Cepat Tindak WNI Bikin Gaduh di Jepang, Ada Apa Nih?

PASUNDAN EKSPRES- Hai sobat, ada berita viral yang lagi heboh nih di aplikasi X (dulu Twitter).

Sebuah video beredar luas memperlihatkan sekumpulan WNI bikin ulah di Jepang!

Dalam video tersebut, beberapa WNI berkaos hitam terlihat nongkrong rame-rame sampai nutupin jalan.

Enggak cuma itu, mereka juga bawa senjata tajam seperti celurit yang dipamerin ke publik. Wow, bikin warga Jepang resah dong pastinya!

Yang lebih bikin kaget, ada juga satu WNI yang santai banget naik sepeda sambil pakai kaos bertuliskan Pemuliharga Diri.

Video ini pertama kali diunggah sama akun @personalseret di aplikasi X pada Sabtu, 31 Agustus, dan langsung viral!

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) lewat Direktur Perlindungan WNI, Yuda Nugraha, langsung tanggap dan bilang kalau mereka sudah tahu soal kejadian ini.

Berdasarkan informasi yang mereka dapat, lokasi keributan ini terjadi di Osaka, Jepang.

Saat ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka lagi mendalami kebenaran video tersebut.

Mereka juga lagi berkoordinasi dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di Jepang buat cek fakta lebih lanjut.

Yuda juga ngingetin nih buat WNI di luar negeri agar selalu patuhi aturan hukum setempat.

Jangan sampai ulah segelintir orang bikin nama Indonesia tercoreng di mata dunia!

Well, gimana menurut kalian? Apa yang harus kita lakukan biar WNI makin tertib di luar negeri? Kasih pendapatmu di kolom komentar ya!

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang6 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional26 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline30 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional43 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang47 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang51 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu