Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Respon Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) terhadap Video Viral Relokasi Kucing Liar

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|18:08 WIB
Bagikan:
Respon Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) terhadap Video Viral Relokasi Kucing Liar
Respon Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) terhadap Video Viral Relokasi Kucing Liar

PASUNDAN EKSPRES- Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) buka suara menanggapi video viral petugas yang memasukkan kucing liar ke dalam karung plastik.

Mulanya, video relokasi kucing liar ini viral di Instagram. Salah satunya video tersebut juga diunggah oleh akun Instagram Jakarta Animal Aid Network (JAAN).

Dalam video yang beredar, terlihat dua orang pria tengah merelokasi kucing-kucing liar di kawasan GBK.

Setelah ditangkap, kucing-kucing tersebut dimasukkan ke dalam karung plastik. JAAN dalam unggahannya menyebutkan bahwa memasukkan kucing dalam karung bukan solusi untuk mengurangi populasi kucing.

Cara ini, menurut mereka, dinilai tidak manusiawi dan tidak memperhatikan kesejahteraan hewan.

“Kucing bukan hama, mengapa ditangani pest control?” tulis JAAN dalam unggahannya.

Video tersebut pun menjadi viral dan mendapat banyak tanggapan dari netizen. Banyak dari mereka mempertanyakan proses relokasi tersebut karena dianggap tidak memenuhi hak kesejahteraan hewan.

Pihak pengelola GBK menanggapi viralnya video tersebut melalui akun Instagram resminya, @love_gbk. GBK menyatakan sangat menyayangkan peristiwa tersebut.

“Kami sangat menyayangkan peristiwa relokasi hewan oleh vendor Insekta.id di kawasan GBK yang tidak sesuai standar,” tulis GBK melalui Instagram Story yang diunggah Selasa (18/6).

GBK juga mengaku sangat terbuka dengan berbagai saran dan perhatian yang ditujukan. Selain itu, GBK mengaku telah menegur pihak vendor, yaitu Insekta, atas tindakan yang tidak sesuai standar tersebut.

“GBK menegur keras pihak vendor akibat tindakan yang tidak sesuai prosedur serta melakukan evaluasi,” lanjut pernyataan GBK.

Dalam waktu dekat, GBK berencana mengundang komunitas pencinta dan pemerhati hewan untuk berdiskusi. Tujuannya adalah mencari solusi terbaik dan melibatkan aspirasi GBK People untuk memastikan kesejahteraan hewan di kawasan GBK tetap terjaga.

Sementara itu, akun vendor pest control Insekta juga telah mengunggah video klarifikasi. Mereka menunjukkan bahwa kucing-kucing tersebut dalam keadaan baik dan sehat tanpa siksaan.

Dalam video, dua orang petugas menunjukkan kucing berada dalam wadah serat kandang dan tidak dalam kondisi luka atau sakit.

Pihak Insekta menambahkan bahwa kritik dari pencinta hewan akan dijadikan bahan evaluasi bagi petugas.

Berita Terbaru

Aksi Heroik Timnas Indonesia Tahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda tetap Kuat!

Aksi Heroik Timnas Indonesia Tahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda tetap Kuat!

Olahraga8 jam lalu
Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

Nasional10 jam lalu
Menuju Sekda Subang: Iwan Syahrul Tawarkan Integrasi Aplikasi untuk Benahi Kinerja Birokrasi

Menuju Sekda Subang: Iwan Syahrul Tawarkan Integrasi Aplikasi untuk Benahi Kinerja Birokrasi

Subang10 jam lalu
Menuju Sekda Subang: Rahmat Effendi Tawarkan Creative Financing dan 5 Skema untuk Percepat Pembangunan Subang

Menuju Sekda Subang: Rahmat Effendi Tawarkan Creative Financing dan 5 Skema untuk Percepat Pembangunan Subang

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Isu duet Dedi Mulyadi-Gibran di Pilpres 2029, KDM Tegaskan Fokus Kerja di Jawa Barat

Isu duet Dedi Mulyadi-Gibran di Pilpres 2029, KDM Tegaskan Fokus Kerja di Jawa Barat

Nasional10 jam lalu
1 Tahun Pasar Sasagara, Om Zein: Bagian Penting Gerakan Ekonomi Masyarakat

1 Tahun Pasar Sasagara, Om Zein: Bagian Penting Gerakan Ekonomi Masyarakat

Purwakarta10 jam lalu
Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Subang11 jam lalu
Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Nasional11 jam lalu
Wisata di Subang dari Bekas Galian C: Ketika Lahan Tambang Berubah Jadi Destinasi Wisata

Wisata di Subang dari Bekas Galian C: Ketika Lahan Tambang Berubah Jadi Destinasi Wisata

Subang11 jam lalu
Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta Masih Misteri, Polisi Periksa Puluhan Saksi

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta Masih Misteri, Polisi Periksa Puluhan Saksi

Purwakarta12 jam lalu