Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anies Kenalkan Program Bansos Plus Saat Kampanye di Riau

N
Nanda YuanitaEditor: Indrawan Setiadi
|10:32 WIB
Bagikan:
Anies Kenalkan Program Bansos Plus Saat Kampanye di Riau
Capres nomor urut 1 Anies Baswedan mengenakan kaos bertuliskan "WAKANDA NO MORE INDONESIA FOREVER" dalam lawatannya ke Riau, Rabu (13/12). (Timnas AMIN)

PASUNDAN EKSPRES - Anies kenalkan program Bansos Plus saat kampanye di Riau. Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan mempromosikan program bantuan sosial (bansos) plus saat berkampanye di Kampung Bata atau Kampung Binjai Pelombo, Tuah Negeri, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Rabu (13/12) kemarin. 

Anies menjelaskan terkait program Bansos Plus yang merupakan  upgrade dari program sebelumnya. Program ini menjadi bukti misinya dalam slogan 'Perubahan' yakni meningkatkan kebijakan yang sudah baik. 

Melansir dari JawaPos, program Bansos Plus ini memiliki tiga poin utama, yakni Plus Manfaatnya, Plus Penerimanya, Plus layanannya.

"Plus manfaatnya yang artinya manfaatnya akan ditambah. Plus penerimanya yang artinya data penerima diperbaiki. Dan, plus layanannya yang artinya negara memberikan pelayanan terbaik kepada semua penerima Bansos Plus," ucap Anies kepada wartawan yang dilansir dari JawaPos pada (12/12/23).

 Dalam kesempatan itu, Anies meninjau proses pembuatan batu bata. Anies juga meninjau kondisi Kampung Bata yang infrastrukturnya dasarnya masih belum diperhatikan negara.

 "Kami mengunjungi kampung yang masih dalam bagian dari Kota Pekanbaru, Kampung Binjai, yang mana infrastruktur dasar di sini belum terpenuhi. Ini yang menjadi salah satu perhatian kami," terangnya 

 "Bahwa perubahan ke depan adalah memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar, membangun bukan saja infrastruktur besar tapi infrastruktur mikro. Apa itu? Contohnya fasilitas air minum, jalan kampung, dan lainnya," tambah Anies.

 Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga berjanji akan memajukan kampung tanpa menggusur. Beberapa poin yang akan diprioritaskan mempercantik kampung, meningkatkan anggaran desa, dan mengaktifkan partisipasi warga dalam pembangunan kampung termasuk puskesmas dan posyandu.

 "Kami akan kerjakan itu agar kampung-kampung merasakan kemajuan, tak kalah dengan kawasan urban lainnya. Maka dari itu kami ingin memberikan perhatian yang lebih pada kampung terkait pemenuhan infrastruktur dasarnya," pungkasnya. 

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle18 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu