Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pekerja Tertimpa Tembok Roboh di Kramatjati, Ucapkan Syahadat Saat Dievakuasi

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|10:05 WIB
Bagikan:
Pekerja Tertimpa Tembok Roboh di Kramatjati, Ucapkan Syahadat Saat Dievakuasi
Kolase Foto Tribun Jakarta/Kompas.com

PASUNDAN EKSPRES - Seorang pekerja bernama Giri (22) dikabarkan meninggal dunia setelah tertimpa tembok rumah yang sedang direnovasi di Kramatjati, Jakarta Timur, pada Sabtu (27/4/2024). Kejadian ini terjadi saat Giri sedang bekerja di lokasi.

Menurut pemilik rumah, M, Giri sempat mengucapkan dua kalimat syahadat saat dievakuasi dari bawah reruntuhan tembok. "Korban nyebut 'laa ilaha illallah muhammadur rasulullah' pas dievakuasi," ungkap M kepada Kompas.com di lokasi, Minggu (28/4/2024).

Giri, yang merupakan perantau asal Cianjur, baru beberapa hari bekerja dengan M. Saat kejadian, Giri sedang bekerja ketika tembok tiba-tiba roboh dan menimpa dirinya. M yang tidak berada di sekitar lokasi saat kejadian, langsung bergegas ke lokasi setelah mendengar kegaduhan.

Di lokasi, M menemukan Giri dan pekerja lainnya, Waslam (64), tertimpa tembok roboh. M dan warga sekitar pun langsung membantu mengevakuasi mereka berdua.

Proses evakuasi Giri meninggalkan kesan mendalam bagi M, karena sepanjang proses evakuasi Giri terus mengucapkan dua kalimat syahadat. "Korban bisa dibilang mati syahid karena masih sempat mengucap 'laa ilaha illallah muhammadur rasulullah'," ungkap M.

Meskipun sempat dievakuasi dalam keadaan hidup, Giri dinyatakan meninggal di tempat. Sementara Waslam selamat, namun mengalami patah kaki.

Sebelumnya, Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasi Ops Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, menuturkan bahwa tembok kemungkinan roboh karena kurang kuat.

Giri mengalami patah tulang pada leher, kaki kanan, dan rusuk, sedangkan Waslam mengalami patah tulang kaki kanan. Para korban sempat dibawa ke RS Polri Kramatjati. Jasad Giri langsung dibawa pihak keluarga pada hari yang sama, sedangkan Waslam saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Peristiwa robohnya tembok yang menimpa Giri dan Waslam ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan keselamatan kerja, terutama saat melakukan renovasi bangunan.

Berita Terbaru

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle3 menit lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional21 menit lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle53 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle1 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang2 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional3 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional4 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang4 jam lalu