4 Keunikan Ekowisata Mangrove Pulau Burung Kabupaten Subang, Surganya Pesisir Utara Jabar!

PASUNDANEKSPRES.ID - Kata siapa kalau Subang cuma punya wisata air panas Ciater saja? Jangan salah, lho, Subang punya ekowisata mangrove Pulau Burung Kabupaten Subang yang nggak kalah kece dari tempat wisata lainnya.
Tempat wisata ini menjadi salah satu tempat wisata yang tenang di pesisir utara dengan keindahan yang luar biasa.
Berada di Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Pulau Burung menawarkan pengalaman yang asik dan tentunya berbeda.
Kamu bisa membayangkan suasana laut dengan hembusan angin sejuk, serta deretan pohon mangrove yang tumbuh rimbun. Pas banget buat kamu yang mau healing dan melepas kegundahan hati.
Keunikan Ekowisata Mangrove Pulau Burung Kabupaten Subang
Nah, buat kamu yang merencanakan liburan ke Pulau Burung ini, ada baiknya kamu tahu beberapa keunikan tersembunyi dari tempat wisata ini.
1. Pesona Hutan Mangrove
Kalau kamu pergi ke Pulau Burung, jangan kaget kalau saat perahu merapat, kamu akan disuguhi oleh pemandangan menakjubkan, yaitu hutan mangrove yang rapat, dengan akar-akar kokoh yang menjulur di air payau.
Di antara rimbunnya pepohonan, ranting-rantingnya membentuk lorong alami yang tampak seperti terowongan hijau. Spot ini bahkan jadi favorit wisatawan untuk berfoto karena tampilannya yang Instagramable banget.
2. Rumah bagi Banyak Burung
Hal yang unik dari ekowisata mangrove Pulau Burung Kabupaten Subang adalah dijadikannya rumah bagi banyak burung. Well, seperti namanya Pulau Burung, maka tempat ini seperti rumah bagi banyak burung seperti bangau dan elang laut.
Namun, burung-burung ini bersifat musiman. Menurut pengelola ekowisata ini bernama Agus Supriyatna yang dilansir dari Mederka.com, bahwa saat musim barat burung-burung akan berpindah ke tempat lain, sementara musim timur baru akan datang ke Pulau Burung ini.
Walaupun burungnya musiman, dijamin bisa jadi kegiatan yang menyenangkan kalau kamu berkunjung ke sini!
3. Cara Menuju Pulau Burung
Untuk sampai ke Pulau Burung, perjalananmu akan dimulai dari Dermaga Desa Mayangan.
Dari sini, kamu perlu naik perahu motor selama kurang lebih 15–20 menit, tergantung kondisi ombak. Kamu bisa melihat barisan mangrove dari kejauhan dan aktivitas nelayan yang sedang melaut.
Setibanya di pulau, kamu bisa ikut tur menyusuri hutan mangrove. Dengan perahu kecil, pengunjung akan dibawa melewati jalur air yang membelah hutan.
Airnya tenang, udaranya segar, dan cahaya matahari yang menembus dedaunan menciptakan suasana damai yang sulit didapat di tempat lain.
4. Spot Foto yang Wajib Dicoba
Pulau Burung adalah surganya para pemburu foto alam. Hampir setiap sudutnya punya keindahan tersendiri.
Beberapa spot yang sayang untuk dilewatkan adalah terowongan alami bakau, dermaga kayu, dan hamparan pasir putih di sekitar perairan dangkal. Nggak heran kalau banyak orang yang memilih ke Pulau Burung untuk foto-foto, soalnya memang keren banget.
Nah, itulah mengenai ekowisata mangrove Pulau Burung Kabupaten Subang yang jangan sampai kamu skip.
Kamu bisa mengunjungi tempat wisata ini mulai dari jam 08.00 - 16.00 WIB, yang berada di Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Siap-siap mendapatkan ketenangan dan keindahan secara sekaligus hanya dari satu tempat!
(ipa)
