Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

4 Situs Petilasan di Subang untuk Perjalanan Spiritual yang Menenangkan

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|09:40 WIB
Bagikan:
4 Situs Petilasan di Subang untuk Perjalanan Spiritual yang Menenangkan
4 Situs Petilasan di Subang untuk Perjalanan Spiritual yang Menenangkan (Image From: Makam Nyi Subang Larang/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Subang bukan cuma dikenal karena wisata alamnya yang hijau atau wisata air panasnya yang menyegarkan. Tapi, banyak kisah spiritual petilasan di Subang yang masih hidup hingga saat ini. 

Dilansir dari Wikipedia, dalam tradisi Nusantara, petilasan berarti “jejak” atau “bekas” tempat yang pernah disinggahi tokoh penting di masa lampau.

Tempat ini bisa berupa lokasi pertapaan, pertempuran, hingga tempat seseorang “moksa” atau menghilang secara gaib.

Tapi bagi masyarakat, petilasan bukan sekadar situs tua, ia adalah ruang hening yang menyatukan sejarah, spiritualitas, dan rasa hormat terhadap leluhur.

Petilasan punya makna yang dalam. Banyak orang datang ke sana untuk berziarah, berdoa, atau sekadar mencari ketenangan batin.

Selain itu, petilasan juga menjadi tempat belajar, di mana masyarakat bisa mengenal sejarah lokal dan tokoh-tokoh yang berjasa membentuk peradaban Subang.

Situs Petilasan di Subang yang Harus Kamu Tahu 

Subang ternyata menyimpan banyak situs petilasan yang berhubungan dengan tokoh-tokoh penting masa lalu.

Setiap tempat memiliki cerita unik yang menggambarkan hubungan erat antara manusia, alam, dan nilai spiritual yang dijaga sampai sekarang.

1. Situs Nyi Subang Larang 

Situs ini diyakini sebagai tempat yang pernah disinggahi Nyi Subang Larang, istri dari Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran.

Beliau dikenal sebagai bangsawan Sunda pertama yang memeluk Islam dan turut berperan dalam penyebarannya di Tatar Sunda.

Situs ini menjadi peninggalan arkeologis dari era prasejarah dan menjadi lokasi yang disucikan. Situs Nyi Subang Larang berada di Cikaum Tim., Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Banyak peziarah datang untuk mengenang keteguhan iman dan kebijaksanaan beliau. Kini, situs ini tak hanya menjadi tempat spiritual, tapi juga destinasi wisata sejarah yang menunjukkan betapa dalamnya akar budaya Subang.

2. Gunung Keramat Ciater 

Gunung Kramat menawarkan perpaduan unik antara wisata alam dan ziarah spiritual.

Selain dikenal dengan pemandian air panasnya, kawasan ini juga dipercaya sebagai tempat pertapaan Prabu Siliwangi dan Dalem Samiaji.

Gunung ini punya pemandangan alam yang menenangkan dengan hutan dan perkebunan teh. Gunung Keramat Ciater ini berada di Ciater, Subang dekat dengan tanjakan Aman. 

3. Makam Eyang Ranggawulung 

Situs petilasan di Subang berikutnya ada Makam Eyang Ranggawulung. Makam ini sering menjadi tujuan ziarah warga Subang dan sekitarnya.

Dilansir dari Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, Eyang Ranggawulung dikenal sebagai tokoh leluhur orang Sunda, bahkan dahulunya adalah seorang pendekar yang hebat.

Makam Eyang Ranggawulung ini berada di puncak bukit di atas bumi perkemahan Ranggawulung. Di malam-malam tertentu, makam ini sering dikunjungi oleh para peziarah. 

Ranggawulung sendiri adalah hutan yang punya pepohonan rindang dengan jogging track dan saung-saung yang bisa digunakan untuk beristirahat sambil menikmati udara segar hutan Ranggawulung.

Makam Eyang Ranggawulung terletak di Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

4. Makam Raden Arya Wangsa Goparana

Makam Raden Arya Wangsa Goparana menjadi salah satu situs bersejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Subang.

Tokoh ini dikenal sebagai salah satu pendiri wilayah Subang dan sosok yang dihormati karena kebijaksanaannya.

Raden Arya Wangsa Goparana merupakan tokoh penyebar agama Islam di wilayah Subang, Purwakarta, Cianjur, dan Sukabumi di abad ke-16 Masehi.

Ia menetap di Sagalaherang dan makamnya berada di sana, tepatnya di Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Nah, itulah beberapa situs petilasan di Subang yang bisa kamu kunjungi sebagai sebuah perjalanan spiritual dan tambah wawasan mengenai sejarah Tatar Sunda. 

(ipa)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini3 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat4 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta4 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta5 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang6 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline6 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline7 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline7 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle8 jam lalu