Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

495 Prestasi Terkurasi Puspresnas, As-Syifa Wanareja Subang Tembus 25 Besar Nasional

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|17:29 WIB
Bagikan:
495 Prestasi Terkurasi Puspresnas, As-Syifa Wanareja Subang Tembus 25 Besar Nasional
SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja mencatat 495 prestasi yang terkurasi dalam sistem Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sekaligus menempatkannya di peringkat pertama Jawa Barat dan masuk 25 besar secara nasional.

SUBANG- Prestasi pendidikan dari Kabupaten Subang kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. As-Syifa Wanareja Subang (SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja) mencatat 495 prestasi yang terkurasi dalam sistem Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sekaligus menempatkannya di peringkat pertama Jawa Barat dan masuk 25 besar secara nasional.

Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Subang. Sebab, ratusan prestasi yang dihimpun bukan hanya menunjukkan banyaknya penghargaan yang diraih peserta didik, tetapi juga menggambarkan proses pembinaan talenta yang dilakukan secara berkelanjutan.

Di tengah persaingan sekolah untuk mencetak peserta didik berprestasi, SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja membangun pola pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Pengembangan karakter, kepemimpinan, keislaman, minat dan bakat juga menjadi bagian dari ekosistem pendidikan sekolah.

Direktur As-Syifa Boarding School, Abdurahim Casim, M.Pd., mengatakan capaian 495 prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan banyak unsur.

“Alhamdulillah, capaian 495 prestasi yang terkurasi Puspresnas ini tentu menjadi sesuatu yang kami syukuri. Namun, kami memandang prestasi bukan sebagai tujuan akhir pendidikan. Prestasi adalah bagian dari proses dan salah satu indikator bahwa ikhtiar pembinaan yang dilakukan secara konsisten mulai menunjukkan hasil,” ujarnya pada Jumat (25/9/2026). 

Menurut Abdurahim, setiap peserta didik memiliki potensi dan keunggulan yang berbeda. Karena itu, sekolah berupaya menyediakan lingkungan pendidikan yang memungkinkan setiap murid menemukan sekaligus mengembangkan kemampuan yang dimilikinya.

“Setiap anak memiliki potensi dan keunggulan yang berbeda. Tugas kami adalah menyediakan ekosistem yang memungkinkan potensi itu tumbuh,” katanya.

Ia menjelaskan, pembinaan akademik, karakter, kepemimpinan, keislaman hingga pengembangan minat dan bakat harus berjalan beriringan.

Salah satu pendekatan yang dikembangkan adalah program 1 Murid 1 Prestasi Terkurasi, sebagai bagian dari upaya mendorong setiap peserta didik memiliki ruang untuk mengembangkan potensi dan menghasilkan capaian yang terukur.

Saat ini, SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja juga tercatat sebagai salah satu peserta Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT). Program tersebut merupakan bagian dari ekosistem pengembangan talenta unggul yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan akademik, karakter dan kesiapan peserta didik menghadapi persaingan global. Data program SUGT mencantumkan SMAIT As-Syifa Boarding School Wanareja sebagai salah satu sekolah peserta dari Jawa Barat.

Pihak sekolah juga mengintegrasikan pendidikan formal dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman dalam lingkungan boarding school. Profil resmi SMAIT As-Syifa Wanareja menyebut sekolah tersebut memadukan penguatan akademik, STEM, karakter Islami, kepemimpinan serta pembelajaran berbasis riset dan teknologi.

Bagi As-Syifa, angka 495 bukan sekadar deretan penghargaan. Di balik capaian tersebut terdapat kerja keras peserta didik, pendampingan guru, dukungan orang tua serta lingkungan pendidikan yang terus dibangun untuk mengembangkan potensi siswa.(hdi)

Berita Terbaru

3 Nama Masuk Tiga Besar Calon Sekda Subang, Ini Daftarnya

3 Nama Masuk Tiga Besar Calon Sekda Subang, Ini Daftarnya

Subang11 menit lalu
PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

Jawa Barat35 menit lalu
Antisipasi BMKG, Awal Musim Hujan Mundur ke November: Apa yang Perlu Disiapkan?

Antisipasi BMKG, Awal Musim Hujan Mundur ke November: Apa yang Perlu Disiapkan?

Nasional54 menit lalu
Perkuat Silaturahmi Warga Desa Rangdu Tawasullan Malam Jum'at Kliwon

Perkuat Silaturahmi Warga Desa Rangdu Tawasullan Malam Jum'at Kliwon

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
495 Prestasi Terkurasi Puspresnas, As-Syifa Wanareja Subang Tembus 25 Besar Nasional

495 Prestasi Terkurasi Puspresnas, As-Syifa Wanareja Subang Tembus 25 Besar Nasional

Subang1 jam lalu
Jumat Curhat, Kapolsek Pagaden Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kerukunan Jelang Pilkades Serentak

Jumat Curhat, Kapolsek Pagaden Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kerukunan Jelang Pilkades Serentak

Subang1 jam lalu
Jumat Curhat di Masjid Jamie Nurul Iman, Kapolsek Pusakanagara Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

Jumat Curhat di Masjid Jamie Nurul Iman, Kapolsek Pusakanagara Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

Subang1 jam lalu
Desa Wisata di Subang yang Berpotensi Berkembang di Tengah Pesatnya Industrialisasi

Desa Wisata di Subang yang Berpotensi Berkembang di Tengah Pesatnya Industrialisasi

Subang1 jam lalu
Film Animasi Galeo of the Seawalkers Jadi Proyek Indonesia di Forum Film Vancouver

Film Animasi Galeo of the Seawalkers Jadi Proyek Indonesia di Forum Film Vancouver

Lifestyle2 jam lalu
Cara Menonaktifkan Centang Biru di WhatsApp, Jaga Privasi dengan Aman

Cara Menonaktifkan Centang Biru di WhatsApp, Jaga Privasi dengan Aman

Lifestyle2 jam lalu