Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Angka Nikah di Kabupaten Subang Turun Drastis Februari 2026, Ada Apa?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|10:10 WIB
Bagikan:
Angka Nikah di Kabupaten Subang Turun Drastis Februari 2026, Ada Apa?
Ilustrasi nikah di Kabupaten Subang, Februari 2026.

PASUNDANEKSPRES.ID - Jumlah peristiwa nikah di Kabupaten Subang pada Februari 2026 tercatat menurun sekitar 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa keputusan masyarakat untuk menikah masih sangat dipengaruhi momentum bulan dalam kalender hijriah.

Data Kementerian Agama Kabupaten Subang melalui Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Islam mencatat, sepanjang Februari 2026 terjadi 451 peristiwa nikah. Angka tersebut lebih rendah dibanding Februari 2025 yang mencapai 646 peristiwa.

Dengan demikian, terdapat penurunan sebanyak 195 peristiwa nikah atau sekitar 30 persen secara tahunan.

Staf Bimas Islam Kemenag Subang, Adeng Permana, menjelaskan penurunan tersebut dipengaruhi momentum bulan dalam kalender hijriah. Pada Februari 2026, waktu tersebut bertepatan dengan bulan Syaban dan memasuki Ramadan.

“Februari tahun ini bukan termasuk bulan favorit masyarakat untuk melangsungkan akad nikah. Biasanya masyarakat mempertimbangkan momentum dan tradisi,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Menurutnya, pada bulan Syaban dan Ramadan, sebagian masyarakat lebih fokus pada persiapan ibadah dan kegiatan keagamaan sehingga menunda pelaksanaan pernikahan.

"Selain faktor religius, adat dan kebiasaan masyarakat juga memengaruhi penentuan tanggal pernikahan. Beberapa bulan yang kerap menjadi pilihan di antaranya Syawal, Dzulhijjah, Muharram, Rabiul Awal, dan Rajab," ujarnya.

Kondisi tersebut menunjukkan tren pernikahan di Subang tidak hanya dipengaruhi aspek administratif, tetapi juga faktor budaya dan religius yang masih kuat di tengah masyarakat. Momentum bulan dinilai menjadi pertimbangan utama, bahkan lebih dominan dibanding faktor teknis lainnya.

Meski terjadi penurunan pada Februari, Bimas Islam memperkirakan jumlah peristiwa nikah akan kembali meningkat pada bulan-bulan favorit mendatang, sesuai pola tahunan yang selama ini terjadi.

Data ini sekaligus menjadi bahan pemetaan bagi Kemenag dalam mempersiapkan layanan pencatatan nikah, terutama menghadapi potensi lonjakan pada periode yang menjadi pilihan utama masyarakat.

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle16 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional4 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional4 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat4 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu