Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

APSI Subang Dorong Transformasi Pengawas Sekolah, Adaptif, Profesional, Berintegritas

Z
Zaenal AbidinEditor: Dede SM
|05:00 WIB
Bagikan:
APSI Subang Dorong Transformasi Pengawas Sekolah, Adaptif, Profesional, Berintegritas
Wakil Bupati Subang Akur Nadzira memberikan arahan saat Rapat Kerja Kabupaten APSI Kabupaten Subang di Aula Taman Wisata Curug Ciwideng, Tanjungwangi, Rabu (4/2/2026).(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Subang menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) di Aula Taman Wisata Curug Ciwideng, Tanjungwangi, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran pengawas sekolah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Subang.

Rakerkab mengusung tema “Transformasi Pengawas Sekolah untuk Subang Ngabret: Adaptif, Profesional, Sejahtera, dan Berintegritas”. Tema tersebut menegaskan komitmen APSI dalam menjawab tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

Rapat kerja dihadiri pengawas sekolah lintas instansi, mulai dari pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan, pengawas madrasah, hingga pengawas dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi dalam mengawal kualitas pendidikan daerah.

Rakerkab bertujuan merumuskan program kerja yang terarah, realistis, dan berkelanjutan. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat peran strategis pengawas sekolah sebagai penjamin mutu pendidikan.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur, menegaskan pengawas sekolah memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang pendidikan ditentukan oleh dua indikator utama, yakni rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.

“Harapan lama sekolah kita 12 tahun, bahkan sampai perguruan tinggi. Namun rata-rata lama sekolah di Subang masih di angka 7,46. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” tegasnya kepada Pasundan Ekspres.

Kang Akur menitipkan harapan besar kepada para pengawas agar memastikan tidak ada lagi anak di Kabupaten Subang yang putus sekolah.

“Saya titipkan kepada bapak ibu pengawas, keberlanjutan pendidikan anak-anak Subang ada di tangan bapak ibu. Tidak boleh lagi ada anak yang tidak sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menghadirkan berbagai dukungan, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga seragam sekolah gratis bagi siswa kelas I SD dan kelas VII SMP, meski masih dilakukan secara bertahap.

“Kalau alasan tidak ada bekal, sekarang sudah ada makan bergizi gratis. Seragam gratis juga sudah berjalan, dan insyaallah ke depan akan semakin baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang H. Heri Sopandi, S.Sos., MM.Pd., menegaskan pengawas sekolah merupakan ujung tombak penjaminan mutu pendidikan.

“Pengawas bukan hanya evaluator, tetapi juga pembina dan pendamping profesional bagi kepala sekolah dan guru. Pengawas harus menjadi agen perubahan di satuan pendidikan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Heri Sopandi juga menyampaikan adanya ikhtiar pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan pengawas sekolah melalui rencana penambahan tunjangan.

“Insyaallah ada komitmen penambahan tunjangan bagi pengawas. Besarannya belum bisa disampaikan sekarang, namun mohon tetap fokus menjalankan tugas dengan penuh dedikasi,” ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang Badruzaman, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya Rakerkab APSI Kabupaten Subang. Menurutnya, forum ini menjadi sarana strategis memperkuat koordinasi pengawas lintas lembaga pendidikan.

Ia menilai keberagaman latar belakang pengawas justru menjadi kekuatan dalam mengawal mutu pembelajaran di sekolah dan madrasah.

Melalui Rakerkab ini, para pengawas diharapkan mampu menyusun program inovatif dan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan, sekaligus memperkuat profesionalisme dan integritas pengawas sekolah di Kabupaten Subang.

Tema transformasi yang diusung selaras dengan semangat pembangunan daerah “Subang Ngabret”, yang menuntut seluruh pemangku kepentingan pendidikan bergerak cepat, adaptif, dan berorientasi pada hasil. (znl/ded)

Berita Terbaru

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

Nasional8 jam lalu
Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Nasional8 jam lalu
Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Headline9 jam lalu
10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

Lifestyle9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Headline10 jam lalu
Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang12 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline13 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle13 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional14 jam lalu
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang15 jam lalu