Bagikan Mushaf Al-Qur’an Madinah, DMI Subang Silaturahmi Ramadan

PASUNDANEKSPRES.ID - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Subang melaksanakan kunjungan ke 15 masjid besar yang tersebar di wilayah Kabupaten Subang dalam rangka kegiatan Silaturahmi Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Mereka berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.
Dalam setiap kunjungan, Ketua DMI Kabupaten Subang menyerahkan bantuan berupa 10 mushaf Al-Qur’an Madinah kepada masing-masing masjid.
Ketua DMI hadir bersama Sekretaris Jenderal Ustadz Hartoni, para wakil ketua H. Solihin dan H. Jaenal Abidin, serta sejumlah pengurus DMI lainnya.
Program Silaturahmi Ramadan ini merupakan agenda rutin tahunan DMI Kabupaten Subang. Pada tahun-tahun sebelumnya, DMI biasanya mengikuti kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) bersama rombongan Bupati Subang.
Namun pada Ramadan tahun ini, pola kegiatan Tarling yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Subang berbeda dari sebelumnya. Hal tersebut justru memberi kesempatan lebih luas bagi DMI untuk melakukan kunjungan langsung ke berbagai masjid dan bersilaturahmi dengan para pengurus DKM.
Ketua DMI Kabupaten Subang, Dr. Dede Rubai Misbahul Alam yang akrab disapa Ustadz Dadhe Alfath mengatakan antusiasme pengurus DKM dan jamaah sangat terasa dalam setiap kunjungan.
“Antusiasme pengurus DKM sangat baik ketika kami datang ke masjid-masjid. Kami bisa langsung menyapa jamaah melalui kultum tarawih sekaligus berdiskusi dengan para pengurus,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Ia menjelaskan, kegiatan Silaturahmi Ramadan 1447 H ini dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi tarawih dan sesi kuliah subuh. Mayoritas masjid yang dikunjungi merupakan masjid besar yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat.
Beberapa masjid yang dikunjungi di antaranya Masjid Besar H. Syaeful Anwar di Pagaden, Masjid Al Huda Cipeundeuy, Masjid Besar Nurul Huda Jalancagak, Masjid Besar Al Ikhlas Sagalaherang, Masjid Besar Nurul Huda Cisalak, serta Masjid Al Falah Palasari di Ciater.
Selain itu, DMI juga menyempatkan diri mengunjungi beberapa masjid di kampung yang lokasinya cukup jauh dari pusat kota.
Menurut Ustadz Dadhe, kunjungan tersebut memberikan banyak pengalaman dan motivasi bagi DMI untuk terus mendorong pengembangan masjid di Kabupaten Subang.
“Program imaroh atau kegiatan ibadah sudah berjalan baik. Namun masih perlu ditingkatkan pada aspek idaroh atau manajemen masjid serta ri’ayah atau pemeliharaan masjid,” jelasnya.
Ia menambahkan, ke depan DMI Kabupaten Subang berencana lebih aktif mengadakan pelatihan manajemen masjid bagi para pengurus DKM agar pengelolaan masjid dapat berjalan lebih optimal.
“Namun yang paling patut kita syukuri, masjid-masjid di Kabupaten Subang masih dalam kategori makmur dan jamaahnya hidup rukun serta kompak,” pungkasnya.(znl/ded)
