Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bau Menyengat dari Kandang Sapi Curugrendeng, PT APS Beri Penjelasan

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|06:01 WIB
Bagikan:
Bau Menyengat dari Kandang Sapi Curugrendeng, PT APS Beri Penjelasan
PT Agrijaya Prima Sukses (APS)

PASUNDANEKSPRES.ID - Keluhan masyarakat terkait bau tidak sedap dari kandang sapi di wilayah Curugrendeng kembali mencuat. Warga dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Sagalaherang dan Kecamatan Jalancagak, mengaku sudah lama terganggu oleh aroma menyengat yang kerap muncul terutama saat musim hujan.

Salah satu warga Sagalaherang, Ramadhan, menyampaikan bau dari kandang sapi tersebut sangat menyengat ke hidung.

“Bau tidak sedap sering muncul, terutama ketika angin berhembus dari arah Curugrendeng. Kami berharap ada tindakan dari pihak perusahaan,” ujarnya.

Keluhan juga datang dari warganet dengan akun Tiktok @Kurniatwin, warga Kertamukti, yang mengatakan bahwa aroma tak sedap makin parah saat hujan turun.

“Kalau musim hujan, baunya makin terasa. Apalagi kalau malam, benar-benar menyengat,” tulisnya.

Menanggapi keluhan masyarakat, pihak PT Agrijaya Prima Sukses (APS) memberikan klarifikasi terkait sumber bau. Agus, pihak eksternal APS, menjelaskan bahwa kondisi bau tersebut dipengaruhi kapasitas kandang yang sudah hampir maksimal.

“Masalah bau ini memang ada, terutama karena kapasitas kandang sudah mendekati batas. Biasanya bau muncul setelah hujan turun karena gas yang menguap dan terbawa angin. Jadi sangat tergantung arah angin,” jelas Agus saat ditemui wartawan Pasundan Ekspres Senin (24/11/2025).

Sementara itu, Hasan, Tim Eksternal Keamanan PT APS, mebenarkan terkait limbah cair yang terkadang mengalir ke saluran air saat hujan deras, terutama pada malam hari ketika tidak ada aktivitas karyawan.

“Terkait limbah cair itu mirip seperti polusi biasa. Ketika hujan, air membawa kotoran turun ke bawah. Apalagi kalau malam, kita tidak bisa memantau penuh. Kebocoran bisa saja terjadi karena faktor alam,” ujarnya.

Hasan menjelaskan bahwa permasalahan tersebut bukan semata akibat kelalaian, melainkan kondisi Alam yang sulit diprediksi.

Setelah menerima keluhan dari masyarakat, PT APS mengklaim telah melakukan langkah cepat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) serta pembuatan jalur drainase yang lebih tertib.

“Begitu ada laporan dari warga, perusahaan langsung melakukan perbaikan. Kami sedang membangun TPT dan jalur drainase agar air tidak langsung mengalir membawa kotoran ke bawah. Harapannya, ke depan tidak terjadi lagi longsor maupun pencemaran,” jelas Hasan.

Pihak perusahaan berharap upaya ini dapat mengurangi dampak bau dan aliran limbah, serta meminimalkan ketidaknyamanan warga di dua kecamatan tersebut.(hdi)

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional9 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang9 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang9 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta10 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta10 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang10 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle13 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle14 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline14 jam lalu