Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bayu Satya Dorong Revolusi Pangan Jawa Barat, Maksimal Produksi Dalam Negeri

C
|05:38 WIB
Bagikan:
Bayu Satya Dorong Revolusi Pangan Jawa Barat, Maksimal Produksi Dalam Negeri
Anggota DPRD Jabar Fraksi PDI Perjuangan, Bayu Satya Prawira usai menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak di Kecamatan Pamanukan.

PASUNDANEKSPRES.ID-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Bayu Satya Prawira, menegaskan pentingnya kemandirian pangan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional.

Menurut Bayu, DPRD Provinsi Jawa Barat sepenuhnya mendukung program-program yang berkaitan dengan penguatan ketahanan pangan, termasuk penanaman jagung yang digagas bersama pemerintah pusat dan daerah.

Ia menilai, sinergi berbagai pihak akan membuat upaya tersebut berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kita DPRD Provinsi pasti sangat mendukung program seperti ini. Karena kalau dikroyok bareng-bareng seperti yang disampaikan Pak Wapres tadi saat zoom hasilnya akan bagus dan ketahanan pangannya akan terlaksana dengan baik,” ujar Bayu pada Pasundan Ekspres usai menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak di Kecamatan Pamanukan.

Namun demikian, Bayu mengingatkan agar ketahanan pangan tidak hanya dimaknai sebatas ketersediaan bahan pangan, melainkan harus menjadi gerakan kemandirian yang berorientasi pada produksi dalam negeri.

Anggota DPRD Dapil XI yang meliputi Subang, Majalengka, Sumedang itu menolak ketergantungan pada impor bahan pangan dan menyerukan apa yang ia sebut sebagai “revolusi pangan”.

“Keinginan kita, ketahanan pangan jangan sampai ngambil dari luar. Semua harus dari hasil bumi kita sendiri jagung, padi, dan yang lainnya. Makanya saya menyebutnya bukan lagi ketahanan pangan, tapi revolusi pangan,” tegasnya.

Bayu juga menyoroti potensi besar Jawa Barat dalam mendukung kemandirian pangan nasional. Menurutnya, daerah-daerah seperti Indramayu, Subang, dan sekitarnya merupakan lumbung padi utama yang harus terus diberdayakan.

“Jawa Barat ini punya potensi besar. Indramayu itu penghasil padi terbesar, termasuk Subang juga luar biasa. Jadi kita harus mengoptimalkan hasil bumi kita sendiri,” tutupnya. (cdp/ded)

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional3 menit lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional55 menit lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle1 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga2 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle2 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang3 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional3 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional4 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang4 jam lalu