Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bedah Buku Cakrawala Pendidikan dalam Khazanah Keislaman

E
EgiEditor: Egi
|19:39 WIB
Bagikan:
Bedah Buku Cakrawala Pendidikan dalam Khazanah Keislaman
Bedah buku berjudul Cakrawala Pendidikan dalam Khazanah Keislaman karya Iwan Kurniawan.(Istimewa)

SUBANG-Dalam rangka memperingati haul pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Cigadung, KH Rustam Efendi, sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan digelar. Salah satunya adalah bedah buku berjudul Cakrawala Pendidikan dalam Khazanah Keislaman karya Iwan Kurniawan, yang diselenggarakan di Aula KH Rustam Efendi, SDIT Bahrul Ulum, Cigadung, Subang, Kamis (27/2/2025).

Acara bedah buku ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk guru-guru dari TK Al-Akhbar, SDIT Bahrul Ulum, RA An-Naba, serta masyarakat umum. Turut hadir sebagai pembicara kunci, Prof. H. Cecep Darmawan, M.Si, M.H., Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial (FIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, dan Dr. H. Rohmat Bukhori, S.Pd.I, M.S.I., Ketua MWC NU Kecamatan Subang, yang bertindak sebagai penilai buku. Acara dipandu oleh seorang moderator dan dibuka secara resmi oleh Lurah Cigadung, mewakili Pemerintah Kecamatan Subang.

Dalam sambutannya, Lurah Cigadung mengapresiasi penyelenggaraan bedah buku ini. "Literasi dan membaca adalah pintu gerbang pengetahuan. Kegiatan seperti ini sangat penting, terutama karena buku ini membahas pendidikan dan khazanah keislaman, yang relevan dengan perkembangan zaman," ujarnya. Ia menekankan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) dan tingkat literasi masyarakat.

Prof. Cecep Darmawan, dalam kata pengantarnya, menyatakan bahwa buku Cakrawala Pendidikan dalam Khazanah Keislaman sangat cocok bagi pendidik dan pendakwah. "Buku ini membahas tantangan pendidikan di era disrupsi dan digitalisasi, termasuk isu-isu kontemporer seperti guru penggerak, ujian nasional, dan peran komite sekolah," jelasnya. Ia merekomendasikan buku ini untuk dibaca dan didiskusikan oleh para pendidik dan aktivis keagamaan.

Sementara itu, Dr. Rohmat Bukhori, sebagai penilai buku, memuji karya Iwan Kurniawan ini. "Buku ini luar biasa, memiliki nilai jual tinggi, dan sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda Islam, terutama dalam membangun akhlak mulia," ujarnya. Ia menyoroti pentingnya pendidikan karakter di tengah tantangan perkembangan teknologi yang memengaruhi moralitas peserta didik. "Sekolah, yang seharusnya menjadi pusat pembentukan karakter, kini menghadapi tantangan serius akibat pengaruh gadget," tambahnya.

Dr. Rohmat juga memberikan masukan konstruktif kepada penulis. "Beberapa istilah asing sebaiknya dicetak miring, dan penjelasan tentang larangan khamar akan lebih kuat jika dilengkapi dengan ayat Al-Qur’an," sarannya. 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa buku ini telah memenuhi standar karya ilmiah dan layak diapresiasi. Acara bedah buku diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif dari peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara haul KH Rustam Efendi, yang juga mencakup santunan anak yatim, istighosah kubro, tahlil akbar, dan pengajian umum. Penceramah dalam pengajian, Ustadz Fajri Fauzan Firdaus membahas persiapan menyambut bulan Ramadan 1446 H. Acara ditutup dengan pembagian bingkisan kepada ibu-ibu majelis taklim se-Kecamatan Subang.

KH Rustam Efendi, pendiri Ponpes Bahrul Ulum, dikenang sebagai tokoh yang konsisten dan istikamah dalam mengembangkan nilai-nilai pendidikan Islam di Kabupaten Subang. “Semoga jasa dan perjuangan beliau terus dilanjutkan oleh generasi penerus,” pungkas salah satu panitia acara.(rls/sep)

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle10 menit lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional34 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle45 menit lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline1 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle3 jam lalu