Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Berdiri Sejak 1964, SDN Ciwangun di Perbukitan Subang Punya View Hijau yang Memukau dan Kisah Unik di Baliknya

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:49 WIB
Bagikan:
Berdiri Sejak 1964, SDN Ciwangun di Perbukitan Subang Punya View Hijau yang Memukau dan Kisah Unik di Baliknya
Sekolah ini pertama kali berdiri pada 1964. Lebih dari enam dekade kemudian, SDN Ciwangun tetap kokoh berdiri di tengah perkampungan yang jauh dari keramaian kota.

PASUNDANEKSPRES.ID - Berdiri di ketinggian perbukitan Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, ada sebuah sekolah dasar yang sudah menjadi bagian dari kehidupan warga setempat sejak puluhan tahun silam, SDN Ciwangun namanya.

Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar biasa — dari halamannya, hamparan perbukitan hijau Subang terbentang begitu luas, seolah menjadi latar lukisan yang tak pernah membosankan.

Sekolah ini pertama kali berdiri pada 1964. Lebih dari enam dekade kemudian, SDN Ciwangun tetap kokoh berdiri di tengah perkampungan yang jauh dari keramaian kota.

Kini, sekolah tersebut diasuh oleh 10 tenaga pengajar termasuk kepala sekolah, dengan kombinasi guru P3K penuh waktu dan paruh waktu yang bahu-membahu menjalankan proses belajar mengajar setiap harinya.

Pemandangan Hijau yang Jadi Daya Tarik Tersendiri

Letaknya yang berada di dataran tinggi memang menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki banyak sekolah lain di Subang.

Kelas-kelas di SDN Ciwangun dikelilingi udara segar dan pemandangan bukit yang menghijau, memberi suasana belajar yang asri dan jauh dari hiruk-pikuk kota.
"Alam di sini memang masih sangat terjaga. Itu yang kami syukuri," ujar Pak Deden, kepala sekolah SDN Ciwangun.

Tak mengherankan jika keindahan sekolah ini kemudian menarik perhatian banyak orang ketika kontennya tersebar luas di media sosial belakangan ini.

Siswa Kelas Satu Masih Perlu Diantar, Ini Alasannya

Namun di balik panorama alam yang memanjakan mata itu, ada satu cerita yang cukup unik sekaligus mengundang simpati.

Sekolah ini berdampingan langsung dengan sebuah pemakaman umum — lokasinya hanya selemparan batu dari halaman sekolah.

Akibatnya, anak-anak yang baru duduk di kelas satu kerap tidak berani datang sendiri.

"Anak-anak yang baru masuk, terutama kelas satu, banyak yang masih takut kalau tidak diantar orang tuanya. Maklumlah, pemakaman itu memang ada tepat di dekat sekolah," kata Pak Deden.

Kondisi ini membuat keterlibatan orang tua dalam mengantar anak ke sekolah menjadi hal yang lumrah di lingkungan SDN Ciwangun, setidaknya di tahun-tahun pertama masa sekolah anak mereka.

3,5 Kilometer Ditempuh Setelah Subuh

Tantangan lain datang dari jarak. Banyak siswa yang tinggal sekitar 3,5 kilometer dari sekolah, melewati jalur perbukitan yang tidak selalu mudah dilalui. Untuk bisa tiba tepat waktu, tidak sedikit murid yang sudah beranjak dari rumah tepat setelah menunaikan shalat Subuh.

"Mereka berangkat pagi sekali. Setelah Subuh sudah jalan. Itu sudah jadi kebiasaan anak-anak di sini," ungkap Pak Deden.

Kebiasaan ini, meski berat didengar, justru mencerminkan semangat belajar yang tidak kecil dari anak-anak di kawasan terpencil ini.

Absen Pakai ID Card, Orang Tua Langsung Dapat Notifikasi WhatsApp

Yang menarik, meski berada jauh dari pusat Kabupaten Subang, SDN Ciwangun justru sudah melangkah lebih maju dalam hal teknologi dibanding yang mungkin banyak dibayangkan orang.

Sekolah ini telah menerapkan sistem absensi digital menggunakan ID card yang terhubung langsung ke sistem pesan WhatsApp. Setiap kali siswa melakukan absen, orang tua secara otomatis menerima notifikasi di ponsel mereka.

"Kami terapkan ini supaya orang tua bisa tetap memantau anak-anak dari rumah. Jadi mereka tidak perlu khawatir, terutama yang anaknya harus jalan jauh," jelas Pak Deden.

Inovasi sederhana ini terbilang cukup maju untuk ukuran sekolah dasar di kawasan terpencil, dan menjadi bukti bahwa keterbatasan lokasi tidak selalu berbanding lurus dengan keterbatasan cara berpikir.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Di penghujung obrolan, Pak Deden menuturkan satu harapan yang sederhana namun bermakna besar bagi keberlangsungan sekolah. SDN Ciwangun, katanya, sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah daerah untuk perbaikan dan pengembangan sarana serta prasarana sekolah.

"Semoga ke depannya ada perhatian lebih untuk fasilitas di sini. Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan nyaman, seperti sekolah-sekolah di tempat lain," harapnya.

Dengan segala keterbatasan dan keunikannya, SDN Ciwangun berdiri sebagai potret nyata semangat pendidikan di pelosok Subang — penuh warna, penuh cerita, dan tidak kekurangan harapan. (jelajahsubang.id)

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional7 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang8 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang8 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta9 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta9 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang9 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle12 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle13 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline13 jam lalu