Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bocah Muara di Subang Terpaksa Berhenti Sekolah, Terbaring Tak Berdaya Akibat Tumor di Kaki

C
|05:30 WIB
Bagikan:
Bocah Muara di Subang Terpaksa Berhenti Sekolah, Terbaring Tak Berdaya Akibat Tumor di Kaki
Muspika Blanakan saat menjenguk Tegar penderita tumor di kaki di kediamannya, Kamis, (24/7/2025).(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Harapan Tegar Rudianto (13), warga Dusun Suka Asih, Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP pupus sudah.

Sejak empat bulan terakhir, ia hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidur akibat tumor yang menyerang kaki kirinya.

Anak dari pasangan Rudi (42) dan Darini (41) ini sebelumnya sempat mengalami kecelakaan ringan pada Februari 2025 lalu. Saat itu, kakinya terperosok ke saluran air. Kondisinya sempat membaik setelah beberapa kali menjalani pengobatan alternatif di tukang urut setempat.

Namun, saran dari seorang guru untuk mencoba pengobatan lain di daerah Pangulah, Cikampek, justru membawa dampak yang lebih buruk. 

Setelah diurut di sana, kaki kiri Tegar malah membengkak semakin besar dan terasa sangat nyeri. Sejak saat itu, ia mengalami trauma berat dan tak mau lagi dibawa berobat ke manapun.

"Tegar sampai sekarang masih terus kesakitan. Sudah empat bulan kami harus beli obat antinyeri dua kali sehari, satu hari habis 50 ribu. Dia juga gak mau lagi dibawa ke rumah sakit karena trauma berat," ujar Rudi, ayah Tegar.

Rudi yang sehari-hari menjabat sebagai Ketua RT di Dusun Suka Asih mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan biaya pengobatan anaknya.

"Saya tidak punya pekerjaan tetap. Kalau ada yang nyuruh kerja baru saya dapat uang. Istri saya pun cuma kerja di penggesekan ikan asin, itu pun gak menentu," ungkapnya.

Meski telah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), keluarga Tegar tetap kesulitan karena terkendala biaya akomodasi dan kebutuhan hidup selama menjalani pengobatan di rumah sakit. 

Rudi mengatakan, Tegar sempat dirujuk dari Klinik Bhakti Asih ke RS Karya Husada Cikampek, dan kemudian kembali dirujuk ke RS Kanker Dharmais Jakarta. 

Namun, proses pengobatan itu tertunda karena keterbatasan biaya dan kondisi psikologis Tegar yang terguncang.

"Kami hanya ingin anak kami bisa sembuh dan kembali sekolah. Kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah, pihak desa, dan para dermawan," harap Rudi.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Blanakan, Cucu Wahyu menyampaikan rasa keprihatinannya dan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam melihat warganya mengalami musibah seperti ini.

"Kami turut prihatin atas kondisi ananda Tegar. Kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah desa, dinas kesehatan, dan dinas sosial untuk mencarikan solusi terbaik. Anak ini harus segera mendapatkan penanganan medis dan melanjutkan sekolah. Ini tanggung jawab kita bersama," ujar Cucu.

Lebih lanjut, Camat Blanakan menyatakan bahwa pihak kecamatan akan mendorong adanya pendampingan khusus agar Tegar bisa kembali menerima perawatan secara medis.(cdp/sep)

Berita Terbaru

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Headline24 menit lalu
Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Lifestyle1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

Subang2 jam lalu
Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Subang2 jam lalu
Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle3 jam lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga4 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang4 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional5 jam lalu
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional5 jam lalu