Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BPD Sumbersari di Subang Geram, Sampah Liar Berserakan Samping Kantor Desa

E
EgiEditor: Egi
|06:30 WIB
Bagikan:
BPD Sumbersari di Subang Geram, Sampah Liar Berserakan Samping Kantor Desa
Anggota BPD Desa Sumbersari Ujang Somad (Emflud) saat melihat kondisi sampah liar di samping kantor desa Sumbersari, dia mendesak ada lamgkah kongkrit soal sampah desa ini.

SUBANG-Kondisi lingkungan kantor desa yang bersih dari sampah akan membuat suasana nyaman. Namun tidak seperti di Desa Sumbersari, di samping kantor desa nya, sampah liar berserakan dan timbulkan aroma tak sedap.

Kondisi itu, membuat geram anggota BPD Desa Sumbersari  Kecamatan Pagaden Ujang Somad. Menurutnya kesadaran soal pengelolaan sampah rumah tangga perlu di suarakan di tengah masyarakat. Masyarakat harus bisa memilah sampah sendiri dan tidak membuangnya di tempat terbuka, apalagi ini di lingkungan kantor desa, yang kebersiahannya  mesti dijaga bersama.

Ujang Somad yang akrab dipanggil Emflud ini, menilai tindakan tersebut mencerminkan degradasi kesadaran lingkungan. Ia menyebut Kantor Desa sebagai "muka desa" yang seharusnya mencerminkan kerapihan, kedisiplinan, dan wibawa masyarakatnya. "Kantor Desa bukan hanya tempat urusan administrasi, tetapi simbol kehormatan dan representasi wajah desa. Ketika sampah berserakan di sekitarnya, bukan hanya estetika yang rusak, tapi juga citra kolektif kita sebagai warga," kata  Emflud.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, terlihat tumpukan sampah rumah tangga, plastik, dan limbah sisa makanan memenuhi sudut samping bangunan kantor Desa Sumbersari. Aroma tak sedap dan pemandangan kumuh menimbulkan keresahan, terlebih lokasi tersebut berada di jalur utama keluar masuk masyarakat yang mengurus berbagai keperluan administratif.

Emflud menambahkan, kejadian ini bukan kali pertama. Peringatan sudah disampaikan melalui berbagai kanal, termasuk forum musyawarah desa, baliho imbauan, dan media sosial. Namun sebagian warga tampak masih mengabaikan imbauan tersebut. "Ini bukan hanya pelanggaran kebersihan, tapi soal tanggungjawab sosial. Kalau tak ada kesadaran kolektif, desa ini akan terus tertinggal bukan karena kekurangan dana, tapi karena mental warganya sendiri, baliho himbauanpun malah dihilangkan oleh mereka," tandasnya.

Sebagai tindak lanjut, ia mendesak pemerintah desa mengambil langkah konkret, termasuk memasang kamera pengawas (CCTV), memperketat patroli kebersihan, serta memberlakukan sanksi tegas terhadap pelaku pembuang sampah liar.

Lebih lanjut, Emflud juga mengusulkan agar Karang Taruna, kelompok pemuda, serta sekolah-sekolah dilibatkan dalam gerakan sadar lingkungan dan edukasi kebersihan secara berkelanjutan. "Saya mengajak seluruh elemen masyarakat: mulai dari perangkat desa, RT/RW, tokoh masyarakat, sampai pemuda untuk ambil bagian dalam menjaga lingkungan. Ini soal harga diri bersama," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumbersari belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan ini. Namun sejumlah warga yang ditemui menyatakan dukungannya terhadap langkah penertiban yang diusulkan. "Harus ada langkah kongkret, dari Pemdes, pasang CCTV, beri sanksi bagi warga yang bandel, atau buatkan fasilitas umum untuk tempat membuang sampah sementara,"  tukasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional7 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional7 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional7 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang10 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat10 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang10 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle11 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle12 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle12 jam lalu