BRIN Subang Transformasi Jadi Kawasan Kemitraan, Tawarkan Sewa Gedung dan Mess dengan Harga Terjangkau

SUBANG-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Subang kini resmi bertransformasi menjadi Kawasan Kemitraan Eksternal (KKE), yang sebelumnya dikenal sebagai pusat riset.
Dalam perubahannya, kawasan ini kini memfokuskan diri untuk mendukung kegiatan masyarakat, dengan menawarkan penyewaan gedung dan fasilitas mess.
Aktivitas riset yang sebelumnya dilakukan di BRIN Subang telah dipindahkan ke pusat riset baru di luar kota.
Kini, yang tersisa di Subang adalah gedung dan fasilitas penunjang yang memiliki luas area sekitar 2,5 hektar.
Gedung utama BRIN Subang yang megah kini terdiri dari tiga lantai lengkap dengan berbagai fasilitas modern.
Di antaranya adalah ruang rapat berstandar hotel, ruang acara besar, mushola, masjid, dan toilet.
Selain itu, tersedia pula lahan parkir yang mampu menampung ribuan kendaraan, menjadikannya tempat yang sangat representatif untuk berbagai kegiatan.
Selain gedung utama, BRIN Subang juga menawarkan mess yang dilengkapi dengan fasilitas setara hotel, yang bisa digunakan oleh tamu atau peserta kegiatan dari luar kota.
Hal ini menjadikan kawasan BRIN Subang tidak hanya sebagai tempat pertemuan, tetapi juga tempat yang nyaman bagi para peserta yang datang dari jauh.
Untuk memudahkan akses ke setiap lantai, gedung ini juga sudah dilengkapi dengan lift.
Fasilitas ini menjamin kenyamanan bagi para pengunjung yang membawa perlengkapan berat atau bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Dengan berbagai fasilitas ini, kawasan BRIN Subang siap menjadi tempat yang ideal untuk pertemuan maupun penyelenggaraan acara berskala besar.
Penanggung Jawab Kawasan Kemitraan Eksternal (KKE) BRIN Subang, Ace Dariana, menjelaskan bahwa fasilitas ini disewakan kepada masyarakat dengan mekanisme Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
"Iya, harga sewanya pasti akan lebih murah dibandingkan dengan penyewaan gedung komersial di luar," ujar Ace Dariana.
Menurut Ace, tarif sewa gedung BRIN Subang jauh lebih terjangkau. Bahkan, gedung ini memiliki kapasitas hingga 1.000 orang, yang dianggap sangat memadai untuk mendukung berbagai kegiatan, mulai dari seminar, pertemuan organisasi, hingga acara sosial kemasyarakatan.
"Kami harap fasilitas ini bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, baik itu untuk kegiatan sosial, pendidikan, maupun bisnis," jelasnya.
BRIN Subang juga dilengkapi dengan lahan parkir yang sangat luas, dapat menampung berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga bus besar.
Hal ini tentunya memberikan kenyamanan lebih bagi peserta acara yang membutuhkan akses parkir yang mudah.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, BRIN Subang kini tidak hanya menjadi pusat riset, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Transformasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap penerimaan negara. (znl/ded)
