Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cegah Penyakit Campak di Subang, Posyandu Sumurgintung Beri Imunisasi Balita

D
Dadan RamdanEditor: Dede SM
|20:30 WIB
Bagikan:
Cegah Penyakit Campak di Subang, Posyandu Sumurgintung Beri Imunisasi Balita
PKM Pagaden Barat bersama Posyandu Desa Sumurgintung saat memberikan imunisasi campak kepada balita, yang turut dihadiri Camat Pagaden Barat, Dadi Iskandar, Senin (9/3/2026).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebagai upaya pencegahan penyakit campak di kalangan balita, Posyandu Desa Sumurgintung melaksanakan imunisasi bagi puluhan balita di Bale Desa Sumurgintung, Kecamatan Pagaden Barat, Senin (9/3/2026).

Kepala Desa Pangsor, Hj Aas Aswati, menyampaikan bahwa pihaknya melalui kader posyandu dan bekerja sama dengan tim medis Puskesmas (PKM) Pagaden Barat berupaya melaksanakan imbauan serta program pemerintah terkait imunisasi bagi balita sebagai upaya pencegahan penyakit pada anak, salah satunya campak.

“Tadi kita serempak melakukan imunisasi campak kepada anak balita di Posyandu. Semoga semuanya sehat,” katanya kepada Pasundan Ekspres.

Menurut tenaga medis, imunisasi campak—yang umumnya diberikan melalui vaksin MR (Measles-Rubella)—diberikan dalam tiga dosis untuk perlindungan maksimal, yaitu dosis pertama pada usia 9 bulan, dosis kedua (booster) pada usia 15–18 bulan, dan dosis ketiga (booster) pada usia 5–7 tahun atau saat anak masuk sekolah dasar (SD). Imunisasi ini penting untuk mencegah komplikasi serius akibat penyakit campak.

Adapun rincian jadwal imunisasi campak/MR adalah sebagai berikut.

Pertama, dosis 1 diberikan pada usia 9 bulan sebagai imunisasi dasar bagi bayi.

Kedua, dosis 2 diberikan pada usia 15–18 bulan sebagai imunisasi lanjutan atau booster untuk memperkuat kekebalan tubuh.

Ketiga, dosis 3 diberikan pada usia 5–7 tahun melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), khususnya bagi anak kelas 1 SD.

Saat ini program pemerintah berfokus pada pemberian vaksin MR (Measles-Rubella) untuk melindungi anak dari penyakit campak dan rubella sekaligus. Jika anak melewatkan jadwal imunisasi, maka imunisasi tetap harus segera diberikan tanpa memandang usia atau melalui program kejar imunisasi.

Meski demikian, efek samping yang muncul umumnya hanya berupa demam ringan atau ruam ringan, yang dapat diatasi dengan pemberian paracetamol sesuai anjuran dokter.

Masyarakat diimbau memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap guna memperoleh perlindungan maksimal dari penyakit campak. (dan/ded)

Berita Terbaru

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional7 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline11 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional24 menit lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang28 menit lalu
ADVERTISEMENT
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang32 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang57 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional57 menit lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu