Daftar Stasiun Kereta Api di Subang, Lengkap dengan Lokasi dan Fungsinya

PASUNDANEKSPRES.ID - Cek daftar stasiun kereta api di Subang. Kabupaten Subang, Jawa Barat, dilintasi jalur kereta api utama yang menghubungkan Jakarta dengan berbagai kota di Pulau Jawa. Meski tidak memiliki banyak stasiun yang melayani naik turun penumpang, Subang tetap menjadi wilayah penting dalam operasional perkeretaapian nasional.
Saat ini terdapat beberapa stasiun kereta api di Subang yang memiliki fungsi berbeda-beda. Ada stasiun yang melayani penumpang, ada pula yang digunakan untuk persilangan kereta, penyimpanan rangkaian, hingga operasional logistik.
Daftar Stasiun Kereta Api di Subang
Berikut daftar stasiun kereta api yang ada di Subang beserta informasi lengkapnya.
1. Stasiun Pegaden Baru
Stasiun Pegaden Baru atau sering juga disebut Stasiun Pagaden Baru (PGB) merupakan stasiun kereta api kelas I yang berada di Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. Stasiun ini berada pada ketinggian sekitar 27 meter di atas permukaan laut dan termasuk dalam wilayah operasional Daerah Operasi (Daop) III Cirebon.
Stasiun Pegaden Baru menjadi satu-satunya stasiun di Kabupaten Subang yang melayani penumpang. Oleh karena itu, masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api umumnya berangkat dari stasiun ini.
Beragam kereta api ekonomi, campuran, hingga eksekutif berhenti di Stasiun Pegaden Baru. Beberapa di antaranya adalah:
- Kutojaya Utara
- Bangunkarta
- Gaya Baru Malam Selatan
- Bengawan
- Menoreh
- Cakrabuana
- Gunungjati
- Tawang Jaya Premium
- Dharmawangsa Ekspres
- Brantas
- Airlangga
- Matarmaja
Selain melayani kereta penumpang, jalur yang melintasi stasiun ini juga digunakan oleh kereta logistik seperti layanan ONS Parcel lintas utara maupun selatan Pulau Jawa.
2. Stasiun Cipunegara
Stasiun Cipunegara (CRA) merupakan stasiun kereta api kelas III yang berada di Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang. Lokasinya cukup unik karena berada di dekat Sungai Cipunegara yang menjadi batas antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu.
Bagian barat stasiun masih berada di wilayah Subang, sedangkan sisi timurnya sudah masuk Kabupaten Indramayu. Kondisi ini menjadikan Stasiun Cipunegara sebagai stasiun paling timur di Subang sekaligus paling barat di Indramayu.
Secara historis, stasiun ini pernah terhubung dengan jalur lori perkebunan milik perusahaan Pamanoekan en Tjiasemlanden (P&T Lands) pada masa kolonial Belanda. Jalur tersebut digunakan untuk mengangkut hasil perkebunan menuju wilayah Pamanukan dan Cigarukgak.
Saat ini Stasiun Cipunegara tidak melayani naik turun penumpang. Kereta api hanya berhenti apabila terjadi persilangan atau penyusulan antarkereta di jalur tersebut.
3. Stasiun Pasirbungur
Stasiun Pasirbungur (PAS) merupakan stasiun kelas II yang berada di Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang. Lokasinya cukup strategis karena berada tidak jauh dari kawasan Kalijati dan dikelilingi perkebunan tebu milik Unit Pabrik Gula Subang.
Selain berfungsi sebagai tempat persilangan kereta api, Stasiun Pasirbungur juga dikenal sebagai salah satu lokasi penyimpanan rangkaian kereta yang sudah tidak lagi beroperasi.
Di area sekitar stasiun terdapat puluhan rangkaian KRL AC yang telah dipensiunkan. Sebagian besar merupakan kereta yang mengalami kerusakan berat, kekurangan suku cadang, atau telah habis masa operasionalnya.
Tidak hanya KRL, berbagai kereta penumpang lama yang sudah tidak digunakan juga pernah ditempatkan di kawasan ini sebelum dilakukan proses pembongkaran atau penghapusan aset.
4. Stasiun Cikaum
Stasiun Cikaum (CKM) merupakan stasiun kereta api kelas III yang berada di Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang. Bersama Stasiun Tanjungrasa, stasiun ini menjadi salah satu stasiun dengan elevasi tertinggi di wilayah Daop III Cirebon.
Fungsi utama Stasiun Cikaum adalah sebagai tempat penyusulan kereta api. Namun, stasiun ini juga dikenal luas sebagai lokasi pengafkiran berbagai rangkaian KRL yang sudah tidak digunakan.
Selama bertahun-tahun, puluhan hingga ratusan unit KRL dari berbagai generasi pernah disimpan di area stasiun ini. Beberapa di antaranya merupakan kereta bekas kecelakaan maupun armada yang dipensiunkan akibat usia operasional.
Selain KRL, sejumlah kereta penumpang lama milik PT Kereta Api Indonesia juga pernah ditempatkan di Stasiun Cikaum sebelum dilakukan proses pembongkaran.
Kabupaten Subang memiliki empat stasiun kereta api utama, yaitu Stasiun Pegaden Baru, Stasiun Cipunegara, Stasiun Pasirbungur, dan Stasiun Cikaum.
Dari keempat stasiun tersebut, hanya Stasiun Pegaden Baru yang melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang.
Sementara itu, tiga stasiun lainnya lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional seperti persilangan kereta, penyimpanan rangkaian KRL yang telah dipensiunkan, serta mendukung kelancaran perjalanan kereta api di lintas utara Pulau Jawa.
Keberadaan seluruh stasiun tersebut menjadi bagian penting dari jaringan transportasi kereta api di Kabupaten Subang.
(ipa)
