Dandim 0605/Subang Ajak Ojol Jaga Persatuan dan Kondusivitas

PASUNDANEKSPRES.ID - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam komunitas transportasi online Subang Raya menggelar "Aksi Damai 1.000 Lilin dan Doa Bersama, Dari Subang untuk Indonesia" di Amphitheater Tugu Benteng Pancasila, Alun-Alun Kabupaten Subang, Jumat malam (28/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur, Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, serta Dandim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin. Para pengemudi ojol bersama unsur Forkopimda dan masyarakat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan untuk memanjatkan doa bagi Indonesia.
Dandim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin mengatakan, aksi damai tersebut menjadi momentum untuk mendoakan Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus mengenang mendiang Affan Kurniawan.
"Malam ini kita berkumpul untuk mendoakan NKRI, dan juga mendiang Affan Kurniawan. Beliau adalah sosok pengemudi ojek online yang tangguh. Semoga seluruh amal kebaikannya diterima di sisi Allah SWT," ujar Letkol Czi Asep Saepudin kepada Pasundan Ekspres, Jum'at malam (28/8/2026) lalu.
Para Pengemudi Ojol Pejuang Ekonomi
Menurutnya, para pengemudi ojol merupakan pejuang ekonomi keluarga yang setiap hari berjuang mencari nafkah. Karena itu, Dandim turut mendoakan agar seluruh pengemudi transportasi online senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan keberkahan dalam menjalankan aktivitasnya.
"Saya juga mendoakan rekan-rekan pengemudi ojek online, sebagai pejuang yang tangguh, agar senantiasa diberikan kesuksesan dan keberkahan," tambahnya.
Selain menjadi kegiatan doa bersama, aksi 1.000 lilin juga memperlihatkan semangat solidaritas dan persaudaraan di antara para pengemudi ojol. Cahaya lilin yang dinyalakan bersama menjadi simbol harapan akan Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.
Dandim mengapresiasi seluruh peserta karena kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Ia menilai penyampaian aspirasi melalui aksi damai dan kegiatan positif seperti ini dapat menjadi contoh dalam menjaga kondusivitas daerah.
"Kita lihat bersama, penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan cara damai, duduk bersama, menyalakan lilin dan berdoa. Ini yang harus kita jaga kondusivitasnya," tegasnya.
Senada dengan Dandim, Wakil Bupati Subang Kang Akur dan Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto turut memberikan dukungan terhadap kegiatan yang mengedepankan kedamaian tersebut.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kebersamaan para peserta yang menyanyikan lagu sambil bergandengan tangan sebagai simbol satu tekad dan persatuan. Momentum itu menjadi pesan bahwa perbedaan tidak seharusnya memecah belah masyarakat.
"Dari Subang untuk Indonesia, mari kita jaga persatuan. Aspirasi boleh berbeda, tapi tujuan kita sama, Indonesia yang aman dan sejahtera," pungkas Dandim.(hdi/sep)
