Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|12:53 WIB
Bagikan:
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler
Calon Kepala Desa Sagalaherang Kaler, Aryana, mendapatkan nomor urut 3.

SUBANG- Calon Kepala Desa Sagalaherang Kaler, Aryana, mendapatkan nomor urut 3 dalam tahapan pengundian nomor urut calon kepala desa. Bagi Aryana, nomor urut bukan menjadi ukuran utama dalam kontestasi Pilkades. Namun, ia mengaku bersyukur karena nomor yang diperoleh sesuai dengan harapan yang sebelumnya ia ikhtiarkan.

“Alhamdulillah, bagi saya sebenarnya nomor urut itu tidak terlalu diperhitungkan. Kita hanya usaha dan ikhtiar. Mau nomor satu, nomor dua, nomor tiga ataupun nomor empat, tidak menjadi masalah,” kata Aryana pada Rabu (7/10/2026). 

Menurutnya, yang paling penting dalam proses Pilkades adalah bagaimana calon mampu membawa gagasan dan bekerja untuk masyarakat. Ia menyebut pengalaman sebagai kepala dusun serta keterlibatannya dalam membantu warga menjadi modal untuk memahami persoalan masyarakat Sagalaherang Kaler.

Aryana mengatakan, salah satu perhatian utamanya apabila mendapat amanah menjadi kepala desa adalah persoalan sosial, khususnya memastikan bantuan pemerintah dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

“Ceuk bahasa Sundana mah, saya rek ngatur kanu keung, rek nyaangan kanu poekeun. Insyaallah warga yang sedang sangat susah akan saya bantu,” ujarnya.

Ia menegaskan tidak ingin memberikan janji berlebihan kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah desa harus lebih aktif memfasilitasi masyarakat agar dapat mengakses berbagai program bantuan dari pemerintah, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

“Bukan berarti kami menjanjikan harus mensejahterakan rakyat atau langsung memajukan perekonomian rakyat. Saya akan memfasilitasi bantuan-bantuan dari Dinsos maupun Kemensos,” katanya.

Aryana juga menyoroti persoalan ketepatan sasaran penerima bantuan. Menurut dia, masih terdapat kondisi masyarakat yang secara tampilan memiliki rumah cukup baik, tetapi secara ekonomi justru mengalami kesulitan.

Karena itu, jika terpilih, ia berencana melakukan sosialisasi sekaligus turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi masyarakat dan mencermati data penerima bantuan.

“Pertama yang akan saya lakukan adalah sosialisasi ke lapangan dan melakukan survei terhadap data-data yang tidak akurat, terutama terkait bantuan dari pemerintah yang tidak tepat sasaran,” tuturnya.

Selain persoalan bantuan sosial, Aryana juga menempatkan sektor kesehatan sebagai perhatian penting. Pengalaman sejak 2014 dalam membantu warga yang sakit, termasuk mengurus persoalan BPJS maupun akses pelayanan kesehatan, menurutnya menjadi bekal dalam memahami kesulitan masyarakat.

Ia menilai persoalan kepesertaan BPJS, khususnya ketika warga membutuhkan pelayanan rumah sakit, harus menjadi perhatian serius pemerintah desa.

“Ketika warga susah, saya akan berusaha mendampingi. Karena saya tahu sendiri bagaimana warga kesulitan ketika BPJS-nya tidak aktif dan mereka membutuhkan pelayanan rumah sakit,” katanya.

Aryana juga menyatakan akan memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait. Menurutnya, kepala desa tidak bisa bekerja sendiri ketika harus menyelesaikan persoalan sosial masyarakat.

“Kita harus mempunyai sahabat atau partner kerja dari setiap instansi. Kalau kita tidak punya relasi dengan Dinsos atau dinas lainnya, akan susah. Karena itu komunikasi dan kolaborasi harus terus dijalin,” ujarnya.

Selain bantuan sosial dan kesehatan, Aryana turut menyinggung persoalan rumah tidak layak huni. Ia menyebut di Sagalaherang Kaler masih terdapat sekitar 32 rumah yang membutuhkan perhatian.

Ke depan, ia mengaku akan mencoba membuka kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk konsultan, untuk menyusun proposal dan mencari dukungan program perbaikan rumah bagi warga yang membutuhkan.

“Kalau memang ada rumah tidak layak huni, nanti kita buatkan proposal dan kita perjuangkan melalui pemerintah maupun kementerian,” pungkasnya.(hdi) 

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline1 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat2 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta2 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle3 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang3 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta3 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta3 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang3 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang3 jam lalu