Darul Falah Cimenteng Kembangkan Perkebunan dan Peternakan Secara Mandiri

SUBANG - Pondok Modern Darul Falah Cimenteng terus mengembangkan sektor perkebunan dan peternakan sebagai upaya mewujudkan kemandirian pesantren. Program tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Dafa Dream Land yang saat ini mulai dibangun di Desa Cimenteng, Kecamatan Cijambe.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Darul Falah Cimenteng, H. Agus Maulana, mengatakan pengembangan perkebunan dan peternakan dilakukan agar pesantren tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga memiliki usaha produktif yang dapat mendukung kebutuhan pondok.
"Kami ingin membangun pesantren yang mandiri. Melalui perkebunan dan peternakan ini, santri bisa belajar sekaligus ikut mengelola potensi yang ada di lingkungan pondok," Ucapnya pada saat kegiatan peletakan Batu pertama pada Selasa (28/7/2026).
Menurut Agus, sektor perkebunan yang akan dikembangkan meliputi tanaman alpukat, durian, nanas, kopi, pohon aren, hingga rumput pakan ternak. Seluruh komoditas tersebut dipilih karena sesuai dengan kondisi lahan di kawasan Cimenteng dan memiliki nilai ekonomi yang baik.
Selain perkebunan, Darul Falah Cimenteng juga mengembangkan berbagai jenis peternakan. Di antaranya Domba Garut, domba lokal, ayam Sentul, entog, serta budidaya ikan lele dan ikan nila. Sementara untuk peternakan sapi perah dan sapi pedaging masih dalam tahap perencanaan.
Agus menjelaskan, seluruh kegiatan tersebut akan dikelola secara bertahap dengan melibatkan para santri. Mereka akan belajar mulai dari cara menanam, merawat tanaman, memberi pakan ternak, hingga memahami proses pengelolaan hasilnya.
"Harapan kami, santri memiliki bekal keterampilan ketika sudah selesai menempuh pendidikan. Jadi mereka tidak hanya memiliki ilmu agama, tetapi juga memahami cara mengelola usaha di bidang pertanian dan peternakan," katanya.
Ia menambahkan, hasil dari perkebunan dan peternakan nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pondok sekaligus menjadi sumber pendapatan untuk mendukung operasional pesantren.
Menurut Agus, pengembangan usaha secara mandiri juga merupakan bagian dari komitmen Darul Falah Cimenteng dalam membangun pesantren yang mampu berdiri di atas kekuatan sendiri tanpa bergantung pada pihak lain.
"Semua ini kami lakukan secara bertahap. Mudah-mudahan ke depan perkebunan dan peternakan yang kami bangun bisa berkembang, memberikan manfaat bagi pondok, para santri, dan juga masyarakat sekitar," pungkasnya.(hdi)
