Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Diduga Langgar Jam Operasional, Warga Bendungan Keluhkan Truk Tanah Beroperasi Pagi Hari

H
Hadi MartadinataEditor: Asep
|19:33 WIB
Bagikan:
Diduga Langgar Jam Operasional, Warga Bendungan Keluhkan Truk Tanah Beroperasi Pagi Hari
Aktivitas truk pengangkut tanah terlihat melintas dan beroperasi sekitar pukul 07.50 WIB(Hadi MArtadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Aktivitas truk tanah di wilayah Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, kembali dikeluhkan warga. Kendaraan berat tersebut dilaporkan masih beroperasi pada jam sibuk pagi hari, saat masyarakat memulai berbagai aktivitas.

Berdasarkan keluhan warga, truk pengangkut tanah terlihat melintas dan beroperasi sekitar pukul 07.50 WIB. Aktivitas tersebut dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang berangkat ke sekolah serta warga yang hendak bekerja. 

"Pagi hari itu waktunya masyarakat beraktivitas. Ada anak-anak yang berangkat sekolah, warga yang mau bekerja dan aktivitas lainnya. Kalau truk besar terus melintas, tentu sangat mengganggu," ungkap salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada Pasundan Ekspres, Senin (24/8/2026). 

Keluhan tersebut menjadi perhatian karena Pemerintah Kabupaten Subang saat ini telah memiliki aturan pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang. Berdasarkan Peraturan Bupati Subang Nomor 21 Tahun 2025, kendaraan angkutan barang tertentu, termasuk kendaraan yang mengangkut tanah, dibatasi operasionalnya pada jam-jam tertentu.

Aktivitas Truk Tanah Dikeluhkan Warga

Untuk hari Senin hingga Jumat, kendaraan angkutan barang dilarang beroperasi pada pukul 05.00 hingga 09.00 WIB, serta pukul 16.00 hingga 20.00 WIB. Artinya, apabila aktivitas truk tanah yang dikeluhkan warga tersebut terjadi sekitar pukul 07.50 WIB pada hari kerja dan berada pada ruas jalan yang masuk dalam ketentuan pembatasan, maka aktivitas tersebut perlu mendapat perhatian dan pengecekan dari pihak berwenang.

Warga berharap pemerintah daerah dan aparat terkait dapat melakukan pengawasan terhadap aktivitas pengangkutan material tersebut. Mereka meminta aturan yang telah dibuat tidak hanya menjadi regulasi di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan.

Menurut warga, pembatasan jam operasional sangat penting untuk memberikan ruang bagi masyarakat beraktivitas dengan aman dan nyaman, terutama pada pagi hari yang menjadi waktu padat lalu lintas. Persoalan kepatuhan terhadap jam operasional kendaraan berat sebelumnya juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Subang. 

Pemerintah daerah pernah melakukan penindakan terhadap aktivitas angkutan material yang dinilai melanggar aturan setelah adanya keluhan masyarakat terkait kemacetan dan keselamatan pengguna jalan.

"Kami berharap ada penertiban dan pengawasan. Aturan sudah ada, tinggal bagaimana pelaksanaannya di lapangan," ujar warga.

Masyarakat pun berharap pihak pengelola kegiatan penggalian dan pengusaha angkutan dapat mematuhi ketentuan yang berlaku. Aktivitas ekonomi memang penting, namun keselamatan, kenyamanan dan hak masyarakat untuk beraktivitas di jalan juga harus menjadi perhatian bersama.

Warga Desa Bendungan kini menunggu respons dari pihak terkait agar keluhan mengenai aktivitas truk pengangkut tanah pada jam sibuk dapat segera ditindaklanjuti dan tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga33 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle34 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional3 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat4 jam lalu