Disdikbud Subang Tingkatan Kualitas PAUD

PASUNDANEKSPRES.ID - Disdikbud Subang terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui penerapan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan karakter. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan proses pendidikan anak tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga perkembangan emosional dan kemandirian.
Kepala Bidang PAUD Disdikbud Kabupaten Subang, Nunik Handayani, mengungkapkan peningkatan kapasitas guru menjadi salah satu perhatian utama dalam penerapan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning di lingkungan PAUD. Guru dinilai perlu memahami metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Menurutnya, pembelajaran mendalam tidak diarahkan untuk memaksa anak menguasai kemampuan membaca dan menulis sejak dini. Sebaliknya, proses belajar lebih menitikberatkan pada pembentukan karakter, kemandirian, kemampuan mengenali dan mengelola emosi, serta keterampilan anak dalam berinteraksi dengan lingkungan.
"Usia PAUD merupakan masa emas perkembangan anak. Karena itu, pembelajaran harus lebih diarahkan pada pembentukan karakter dan tidak hanya mengejar kemampuan membaca maupun menulis," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres saat ditemui di ruang kerja beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, guru tetap dapat mengenalkan berbagai konsep dasar kepada anak, termasuk membaca dan menulis, namun dilakukan melalui metode yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan usia. Proses pembelajaran dapat dikemas melalui aktivitas bermain sehingga anak tidak merasa sedang dipaksa untuk belajar.
Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari penyesuaian paradigma pendidikan sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar (SD). Menurutnya, kemampuan membaca dan menulis tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan anak usia dini.
Ia menilai, anak yang mengikuti PAUD memiliki pengalaman berbeda dengan anak yang tidak mengikuti PAUD. Anak yang mendapatkan pendidikan sejak dini diharapkan lebih terbiasa dengan kemandirian, interaksi sosial, serta pembentukan karakter yang dapat menjadi bekal ketika memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Disdikbud Subang Menyiapkan Peningkatan
Untuk mendukung penerapan program tersebut, Disdikbud Subang juga menyiapkan peningkatan kapasitas bagi kepala sekolah dan guru PAUD. Pelatihan akan dilakukan secara bertahap, termasuk melalui dua gelombang yang diarahkan pada semester pertama dan kedua.
"Guru harus kreatif mencari bentuk pembelajaran yang bisa merangsang pemikiran anak. Prinsipnya, anak-anak tetap bermain, tetapi di dalam permainan tersebut mereka mendapatkan pengalaman belajar," jelasnya.
Disdikbud Subang berharap penerapan pembelajaran mendalam dapat menciptakan proses pendidikan PAUD yang lebih ramah anak. "Maka dengan kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua, perkembangan anak diharapkan tidak hanya terlihat dari kemampuan akademik, tetapi juga dari karakter, kemandirian, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi," pungkasnya.(znl/sep)
