Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dorong Pilah Sampah dari Sumber, DLH Jabar Reaktivasi TPS 3R

Z
Zaenal AbidinEditor: Dede SM
|06:29 WIB
Bagikan:
Dorong Pilah Sampah dari Sumber, DLH Jabar Reaktivasi TPS 3R
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat gelar bimtek pengolahan sampah organik dengan metode biokonversi maggot Black Soldier Fly (BSF).(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat mereaktivasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Kertajaya, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Rabu (21/1/2026).

Program ini bertujuan mendorong pengolahan sampah berbasis sumber dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

Kegiatan reaktivasi dikemas melalui bimbingan teknis (bimtek) pengolahan sampah organik dengan metode biokonversi maggot Black Soldier Fly (BSF), sekaligus penguatan Gerakan Pilah Sampah dari Sumbernya.

Bimtek menghadirkan narasumber dari DLH Kabupaten Subang, Cece Rahman dan M. Deni Murdani. Keduanya memaparkan materi teknis pengelolaan sampah organik dan nonorganik yang berkelanjutan serta bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Sebanyak 23 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari anggota Bank Sampah Unit (BSU) di setiap RW serta pengelola TPS 3R Berkah Sampah Sejahtera Desa Kertajaya. Peserta dibekali pengetahuan dan praktik langsung pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga TPS 3R.

Sebagai tindak lanjut, DLH Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan Gerakan Pilah Sampah dari Sumbernya dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

"Gerakan ini diharapkan mampu membangun kesadaran warga untuk memilah sampah sejak dari rumah, sehingga volume sampah yang dibuang ke TPA dapat ditekan," ujar Cece Rahman kepada Pasundan Ekspres.

DLH Jabar juga memberikan dukungan sarana prasarana berupa meja pilah sampah untuk operasional TPS 3R serta ember khusus sampah organik yang akan digunakan dalam pelaksanaan gerakan pilah sampah.

Kepala Desa Kertajaya, Suhana Toyib, menyampaikan apresiasi kepada DLH Provinsi Jawa Barat dan DLH Kabupaten Subang atas pendampingan dan pembinaan pengelolaan sampah di desanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

“Mudah-mudahan Desa Kertajaya mampu menyelesaikan persoalan sampah secara mandiri, tidak membebani TPA Jalupang, sehingga desa semakin bersih dan warganya sejahtera,” pungkasnya.(znl/ded)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle19 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu